SUKABUMI – Suasana Ramadan di Masjid Al Hikmah, Kampung Bojong Sentra RW 001, Kelurahan Cibadak, Sabtu (21/2) malam, terasa hangat. Lantunan ayat suci menggema, jamaah memadati saf salat tarawih. Namun, di sela kegiatan ibadah itu, ada pesan tegas yang disampaikan jajaran Polsek Cibadak.
Melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak AIPDA Emin hadir bersama Ketua DKM Masjid Al Hikmah, Kasi Trantibum Kelurahan Cibadak, Ketua RW 001, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kapolsek Cibadak Kompol I. Djubaedi menegaskan, kehadiran polisi bukan sekadar ikut beribadah bersama warga. Lebih dari itu, Tarling menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat sinergi menjaga keamanan lingkungan selama Ramadan.
“Ramadan harus menjadi bulan penuh keberkahan. Jangan sampai tercoreng aksi-aksi yang meresahkan,” ujarnya.
Sorotan utama malam itu tertuju pada fenomena perang sarung yang kerap muncul setiap Ramadan. AIPDA Emin mengingatkan, aksi tersebut bukan tradisi yang layak dilestarikan. Sebaliknya, perang sarung berpotensi melanggar hukum dan membahayakan keselamatan remaja.
Menurut dia, banyak kasus bermula dari anggapan sekadar permainan. Namun, praktik di lapangan kerap berujung luka, bentrok antarkelompok, hingga gangguan kamtibmas. “Ini bukan budaya. Kalau menimbulkan korban dan keresahan, itu sudah masuk ranah pelanggaran,” tegasnya.

Polsek juga mengajak orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari. Peran keluarga dinilai menjadi benteng pertama mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas berisiko.
Langkah preventif ini, lanjutnya, sejalan dengan arahan Kapolres Sukabumi AKBP Samian yang menekankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci.
Tarling, bagi jajaran kepolisian, bukan sekadar agenda rutin. Kegiatan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat—mendengar keluhan, menyampaikan imbauan, sekaligus membangun kedekatan emosional.
Dengan kolaborasi aparat, tokoh agama, dan warga, Polsek Cibadak optimistis potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan. Harapannya, Ramadan di wilayah Cibadak berjalan aman, damai, dan tetap khusyuk hingga akhir.












