SUKABUMI – Pembinaan mental dan rohani terus dilakukan jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk menjaga profesionalisme prajurit. Kali ini, Pusat Latihan Pertempuran Marinir 6 Jampangtengah menggelar kegiatan kauseri agama sebagai upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan personel, Rabu (1/4).
Kegiatan yang berlangsung di markas Puslatpurmar 6, wilayah Jampangtengah, Sukabumi tersebut dipimpin Pasmin Puslatpurmar 6, Mayor Marinir Jemi Karel Warongan. Seluruh prajurit mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.
Dalam kauseri tersebut, Kopka Marinir Ari Sutiarso didapuk sebagai penceramah. Ia menyampaikan materi bertema “Taat kepada Pemerintah”, yang menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, dan kepatuhan terhadap aturan negara sebagai bagian dari pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, ketaatan terhadap pemerintah tidak hanya menjadi kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga merupakan bagian dari sumpah prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Komandan Puslatpurmar 6 dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan mental dan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter prajurit yang utuh. Tidak hanya kuat secara fisik dan profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kokoh.
“Melalui kegiatan kauseri agama ini, diharapkan seluruh prajurit mampu meningkatkan keimanan, menjaga sikap disiplin, serta senantiasa taat kepada aturan pemerintah sebagai wujud nyata pengabdian kepada NKRI,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun kehidupan sehari-hari prajurit di lingkungan satuan.












