Arus Balik Membludak! Jalur Sukabumi–Bogor Lumpuh, Cibadak Jadi Titik Macet Terparah

Kemacetan parah terjadi di kawasan Cibadak, Sukabumi, Minggu (17/5), saat arus balik wisata memadati jalur utama menuju Bogor. (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Arus balik wisata libur panjang Kenaikan Isa Almasih membuat volume kendaraan di wilayah Sukabumi Utara melonjak tajam, Minggu (17/5/2026). Dampaknya, jalur utama Sukabumi menuju Bogor mengalami kemacetan parah, terutama di sepanjang ruas Segog hingga Cibadak.

Kepadatan mulai terasa sejak siang hingga sore hari. Ribuan kendaraan dari arah objek wisata memadati badan jalan. Mulai dari kendaraan pribadi, bus pariwisata, hingga truk angkutan barang bercampur dalam satu arus yang sama.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan mengular panjang. Bahkan di beberapa titik, arus lalu lintas nyaris tidak bergerak. Kondisi paling parah terjadi di kawasan Cibadak.

Simpang Cibadak–Palabuhanratu, khususnya di sekitar Labora dan Pasar Cibadak, menjadi titik krusial kemacetan. Selain itu, kepadatan juga merembet ke jalur alternatif seperti Nagrak–Pamuruyan, simpang Cikidang, hingga akses menuju Tol Bocimi.

Baca Juga: Wisatawan Membludak di Curug Cibeureum Sukabumi Saat Libur Kenaikan Isa Almasih

Sejumlah pengendara mengaku kelelahan akibat lamanya waktu tempuh. Wandi (40), wisatawan asal Bogor, mengatakan dirinya terjebak macet hingga berjam-jam saat hendak pulang.

“Sudah dua jam saya terjebak macet. Ini posisi mau pulang ke Bogor dari Kota Sukabumi,” keluhnya.

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Sukabumi menerjunkan personel di sejumlah titik rawan. Petugas tampak aktif melakukan pengaturan lalu lintas dan sesekali menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan.

Pengendara juga diimbau untuk tetap tertib, menjaga jarak, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.

Lonjakan volume kendaraan ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam hari, seiring kembalinya wisatawan ke daerah asal masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *