METROSUKABUMI.com – Kematian seorang tamu di Kafe Sudut Desa, Desa Mangunjaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi perhatian polisi. Aparat kini melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026). Informasi awal diterima Polsek Warungkiara setelah pihak Puskesmas melaporkan adanya seorang tamu kafe yang dibawa dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi. Saat itu, korban telah dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.
Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan keluarga korban serta Satreskrim Polres Sukabumi untuk menangani perkara tersebut.
Baca Juga : Polres Sukabumi Bongkar Pengoplosan LPG 3 Kg, Kerugian Negara Ditaksir Rp49,7 Miliar
Tim Inafis Polres Sukabumi turut melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban dan lokasi kejadian. Polisi kemudian memasang garis polisi dan mengamankan tempat kejadian perkara agar tetap dalam kondisi sebagaimana saat ditemukan.
Yang menarik, sejumlah barang dari lokasi kafe turut diamankan. Di antaranya makanan dan minuman yang sebelumnya dikonsumsi korban.
Barang-barang tersebut akan menjalani pemeriksaan dan pengujian untuk mengetahui kandungannya. Langkah itu dilakukan untuk melihat apakah terdapat faktor tertentu yang berkaitan dengan meninggalnya korban.
Perkara tersebut selanjutnya ditangani Polres Sukabumi. Polisi belum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.
Baca Juga : Warga Terdampak Tol Bocimi Seksi III Mulai Jenuh, Kades: Sudah Setahun Belum Dibayar
Selain menunggu hasil pemeriksaan terhadap korban dan barang yang diamankan, penyidik juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk kondisi kesehatan atau riwayat penyakit korban.
Puskesmas Bantargadung Berikan Klarifikasi
Di sisi lain, Puskesmas Bantargadung memberikan klarifikasi mengenai penanganan korban.
Plt. Kepala Puskesmas Bantargadung, melalui petugas yang menangani pasien, Widya menjelaskan bahwa korban dibawa menggunakan ambulans dari wilayah Desa Mangunjaya sekitar pukul 15.30 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Setibanya di Puskesmas Bantargadung, petugas langsung melakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Ketika kami menerima pasien di Puskesmas Bantargadung, kondisinya sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Hasil pemeriksaan menunjukkan henti napas, henti jantung, dan nadi sudah tidak teraba,” ujar Widya.
Petugas juga menjelaskan bahwa sebelum tiba di Puskesmas Bantargadung, korban sempat mendapatkan pemeriksaan dari tenaga kesehatan.
Baca Juga : Kaur Keuangan Desa Ciheulangtonggoh Jadi Tersangka, APBDes Rp574 Juta Diduga Diselewengkan
Setelah dilakukan pemeriksaan kembali di puskesmas, korban kemudian direncanakan dibawa ke RSUD Sekarwangi.
Pihak puskesmas menegaskan belum dapat memastikan secara pasti kapan dan di mana korban meninggal. Sebab, saat tiba di puskesmas, korban sudah dalam kondisi tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Kami tidak mengetahui secara pasti meninggalnya di mana. Bisa saja sebelum sampai ke puskesmas atau dalam perjalanan. Yang jelas, ketika sampai di puskesmas, dari hasil pemeriksaan pasien sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” jelasnya.
Identitas korban kemudian diketahui setelah salah seorang petugas yang mengenalnya menghubungi keluarga dan mengirimkan foto korban. Dari komunikasi tersebut diketahui korban merupakan warga Kecamatan Kebandungan.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan. Penyebab pasti kematian belum diumumkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap korban serta barang-barang yang diamankan dari lokasi kejadian.












