Adu Banteng Dua Truk di Parungkuda Sukabumi, Satu Sopir Dilaporkan Terjepit

Dua truk mengalami kerusakan setelah terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/10/2026). (Foto : Anry w|metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Benturan keras mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan, sementara satu orang dilaporkan terjepit dan seorang sopir disebut telah dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika truk bernomor polisi B 9196 VYT yang melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi tiba-tiba bergerak ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, truk bernomor polisi BL 8564 AG yang mengangkut kayu melaju dari arah sebaliknya. Kedua kendaraan akhirnya bertabrakan secara frontal atau adu banteng.

Baca Juga : Rekonstruksi Pembunuhan Cicantayan, Anak Korban Ungkap Kejanggalan Airsoft Gun

Rudi (34), pengemudi ojek online yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

“Truk dari arah Bogor itu tiba-tiba saja ngelaju ke kanan kayak orang ngantuk, padahal dari arah berlawanan ada truk muatan kayu. Pas ditabrak, suaranya kencang banget,” ujar Rudi.

Benturan keras membuat kondisi kedua truk mengalami kerusakan. Menurut keterangan Rudi, salah satu sopir telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga : Satpol PP Minta PT Cosmo Setop Aktivitas di Cikembar, Izin dan Dokumen Lingkungan Harus Tuntas

“Kedua kendaraan ringsek dan tadi salah satu sopir sudah dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Dugaan awal di lokasi menyebutkan pengemudi truk yang masuk ke jalur berlawanan kemungkinan mengalami kantuk. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan konfirmasi dari pihak kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban, kondisi terkini para pengemudi, serta kronologi lengkap kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *