METROSUKABUMI.com – Kepulan asap putih tebal membubung dari area pembangunan gerai minimarket di Kampung Sekarwangi RT 02/RW 17, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/8/2026) malam.
Kemunculan asap dari bagian belakang proyek yang berada di samping Kantor Kecamatan Cibadak itu sempat membuat warga sekitar panik. Terlebih, lokasi pembangunan berada cukup dekat dengan permukiman.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.05 WIB. Warga yang melihat kepulan asap kemudian melaporkannya kepada pihak lingkungan.
Ketua RW 17 langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan sumber asap. Hasil pemeriksaan menunjukkan, kepulan asap tersebut bukan berasal dari kebakaran bangunan.
Asap ternyata muncul akibat aktivitas pembakaran sisa material dan sampah pembangunan.
Sejumlah material yang dibakar di antaranya sisa kayu, plastik, kabel, serta berbagai material dan puing bekas pekerjaan proyek.
Meski bukan kebakaran bangunan, aktivitas pembakaran tersebut tetap dikhawatirkan warga. Sebab, lokasi pembakaran berada tidak jauh dari permukiman sehingga berpotensi menimbulkan bahaya apabila api membesar atau merembet ke area sekitar.
Warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko V Cibadak untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan.

Petugas Damkar tiba di lokasi dengan mengerahkan satu unit kendaraan pemadam. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas memastikan tidak terdapat kebakaran pada bangunan minimarket yang sedang dibangun.
Petugas selanjutnya melakukan pemadaman terhadap api dan sisa pembakaran untuk mencegah api kembali menyala maupun merembet ke lingkungan sekitar.
Penanganan turut dipantau sejumlah unsur terkait, mulai dari Babinsa Kelurahan Cibadak, anggota Polsek Cibadak, P2BK Cibadak, Satpol PP Kecamatan Cibadak, Ketua RW 17 bersama warga hingga petugas Damkar Posko V Cibadak.
Sekitar pukul 20.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian kembali melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kepulan asap pun berhenti dan situasi di sekitar lokasi kembali normal.
Ketua RW 17 mengimbau agar pihak yang beraktivitas di lokasi pembangunan tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa material secara sembarangan.
Terlebih, proyek tersebut berada berdekatan dengan permukiman warga. Sisa material pembangunan sebaiknya dikelola dengan cara yang lebih aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran maupun gangguan bagi masyarakat.
Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah dan sisa material proyek secara bertanggung jawab, terutama di kawasan padat penduduk.
Warga juga diimbau segera melapor kepada pihak terkait apabila kembali menemukan aktivitas pembakaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan maupun lingkungan sekitar.












