Gelombang PHK Memanas, Buruh PT Star Comgistic Geruduk Pendopo Sukabumi

Ini adalah puncak kekecewaan buruh yang merasa dipaksa menghadapi masa depan yang kabur.

Buruh PT star comgistic datangi pendopo Kabupaten Sukabumi. Foto : Istimewa

SUKABUMI – Gelombang protes buruh kian memanas. Ratusan pekerja PT Star Comgistic Indonesia turun ke jalan dan menggeruduk Pendopo Sukabumi. Mereka menuntut kejelasan nasib di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dinilai tanpa kepastian.

Aksi itu bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ini adalah puncak kekecewaan buruh yang merasa dipaksa menghadapi masa depan yang kabur.

Para buruh yang tergabung dalam serikat pekerja menyuarakan satu tuntutan utama: hentikan PHK dan beri kejelasan. Mereka menilai kebijakan perusahaan telah menciptakan ketidakpastian berkepanjangan.

“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi soal hidup kami,” teriak salah satu peserta aksi di lokasi.

Sejumlah buruh mengaku, proses PHK dilakukan secara bertahap tanpa kejelasan skema dan solusi. Bahkan sebelumnya, puluhan pekerja telah lebih dulu terdampak gelombang PHK yang terus bergulir.

Baca juga: PHK Diduga Sepihak, Buruh PT Star Comgistic Mogok Massal

Situasi ini memicu aksi lanjutan. Dari mogok kerja di lingkungan pabrik, kini meluas hingga ke pusat pemerintahan daerah.

Ketua serikat buruh setempat menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk tekanan agar pemerintah turun tangan. Buruh meminta Pemkab Sukabumi tidak tinggal diam dan segera memfasilitasi dialog dengan pihak perusahaan.

Di sisi lain, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengaku telah menurunkan tim untuk menelusuri dugaan PHK tersebut. Pemerintah berharap persoalan ini bisa diselesaikan melalui dialog antara perusahaan dan pekerja.

Namun bagi buruh, waktu terus berjalan. Tanpa kepastian, ancaman kehilangan mata pencaharian menjadi bayang-bayang nyata.

Aksi di Pendopo menjadi sinyal keras: konflik industrial ini belum selesai dan bisa membesar jika tak segera ditangani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *