Heboh! Penyu Hijau Raksasa Muncul di Pantai Minajaya, Warga Beramai-ramai Menolong

METROSUKABUMI.com – Kemunculan seekor penyu hijau berukuran raksasa di kawasan Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menghebohkan warga pesisir, Rabu (10/6/2026).

Satwa laut yang dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup saat terdampar di hamparan karang ketika air laut sedang surut. Ukurannya yang besar membuat warga dan pengunjung pantai berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat dari dekat.

Proses evakuasi pun berlangsung unik. Belasan warga bergotong royong mengangkat penyu menggunakan tangga bambu yang difungsikan sebagai alat bantu agar satwa tersebut dapat dipindahkan dengan aman menuju lokasi pemeriksaan petugas konservasi.

Baca Juga: Menteri IMIPAS Agus Andrianto Tinjau Bedah Rumah di Warungkiara, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Saep, warga sekaligus pemilik warung di sekitar Pantai Minajaya, mengatakan penyu pertama kali terlihat berada di atas karang sekitar pukul 09.00 WIB.

“Penyu terlihat terdampar di atas karang saat air laut surut. Kondisinya masih hidup, tetapi kesulitan kembali ke laut,” ujarnya.

Petugas konservasi penyu Pangumbahan yang melakukan identifikasi menyebut satwa tersebut merupakan penyu hijau dewasa dengan usia diperkirakan sekitar 40 tahun.

Dari hasil pengukuran, penyu memiliki bobot sekitar 100 kilogram, panjang lengkung karapas mencapai 103 sentimeter, dan lebar lengkung karapas 72 sentimeter. Kondisinya dinyatakan sehat tanpa ditemukan luka maupun indikasi gangguan kesehatan.

Baca Juga: Warga Keluhkan Revitalisasi Irigasi Cisekarwangi, Soal Material hingga Minim Sosialisasi

Musonif, petugas konservasi, menjelaskan bahwa peristiwa terdamparnya penyu di kawasan pesisir selatan Sukabumi bukan kali pertama terjadi. Fenomena tersebut diduga berkaitan dengan kondisi pasang surut air laut dan faktor lingkungan lainnya yang masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, penyu hijau tersebut langsung dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di perairan selatan Sukabumi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ekosistem laut dan kelestarian satwa dilindungi. Respons cepat warga yang membantu proses penyelamatan juga mendapat apresiasi dari petugas konservasi karena turut membantu menjaga keselamatan satwa langka tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *