Liburan Berakhir Tragis, Wisatawan Asal Simpenan Tewas Tenggelam di Curug Larangan Ciemas

Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi seorang wisatawan asal Kecamatan Simpenan yang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di objek wisata Curug Larangan, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/6/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Momen liburan yang seharusnya menjadi ajang melepas penat berubah menjadi tragedi. Seorang wisatawan asal Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di objek wisata Curug Larangan, Kampung Cisaar, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Minggu (21/6).

Korban berinisial DS (31), warga Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban tengah menikmati suasana alam bersama rombongannya.

Ketua Balawista Selatan, Mohammad Piat Supriatna, mengatakan korban diduga mengalami kram saat berenang sehingga kesulitan menyelamatkan diri.

“Korban berenang bersama dua rekannya. Saat itu kedua temannya sudah tidak melihat korban lagi. Diduga korban mengalami kram saat berada di dalam air hingga akhirnya tenggelam,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan bersama warga setempat langsung melakukan pencarian. Kebetulan, personel Basarnas yang berada tidak jauh dari lokasi turut membantu proses penyisiran.

Setelah dilakukan pencarian selama sekitar satu setengah jam, korban berhasil ditemukan pada pukul 15.30 WIB. Namun, saat dievakuasi korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan di kawasan wisata air di Sukabumi. Pihak Balawista mengimbau wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi fisik sebelum berenang di kawasan curug maupun sungai.

“Jangan memaksakan diri berenang jika kondisi tubuh tidak prima. Keselamatan harus menjadi prioritas saat berwisata,” kata Piat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *