Rumah Oknum Guru Ngaji Dikepung Warga, Dugaan Pencabulan Anak Gegerkan Simpenan

Tangkapan layar video warga berada di sekitar rumah terduga pelaku dugaan pencabulan anak di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. (Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Dugaan pencabulan terhadap seorang anak di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menggegerkan warga. Rumah seorang pria yang disebut sebagai oknum guru ngaji didatangi dan dikepung warga setelah kabar dugaan peristiwa tersebut menyebar luas di media sosial.

Video pengepungan rumah terduga pelaku pun viral. Dalam rekaman yang beredar, puluhan warga terlihat memenuhi halaman rumah hingga meminta terduga pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Desa Cihaur, Asep, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pemerintah desa awalnya tidak menerima laporan resmi dari pihak korban.

“Awalnya kami tidak menerima laporan. Informasi yang kami terima, pihak keluarga sempat memilih menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujar Asep.

Ia mengatakan, setelah kasus mencuat dan memicu reaksi warga, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat dan aparat keamanan langsung melakukan mediasi untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis.

“Hasil musyawarah, terduga pelaku diminta meninggalkan lingkungan desa demi menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana, memastikan pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

“Kami sudah mendatangi lokasi dan melakukan pendalaman atas informasi yang beredar. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa keluarga korban telah membuat laporan resmi sehingga kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi. Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *