Tragis! Santri 13 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren di Parakansalak

Suasana mendadak berubah tegang ketika terdengar ketukan dari luar kamar.

Korban yang akan di evakuasi. Foto: Istimewa.

METROSUKABUMI.com – Peristiwa tragis mengguncang wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Seorang santri berinisial A (13) dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai dua sebuah pondok pesantren, Minggu (19/4/2026).

Insiden memilukan itu terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Muhajirin. Saat kejadian, korban diketahui tengah berkunjung bersama rekannya, P (13). Keduanya diduga berada di salah satu kamar kobong sebelum insiden terjadi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, suasana mendadak berubah tegang ketika terdengar ketukan dari luar kamar. Diduga kaget, korban dan temannya berusaha keluar, namun nahas, A justru terjatuh dari lantai dua.

“Korban saat ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi. Sementara temannya mengalami luka di bagian tangan,” ujar salah seorang warga di rumah duka, Kampung Pakuwon, Desa Bojonglongok.

Baca Juga: Bertahun-tahun Jalan Rusak, Warganet Sindir Pemkab Sukabumi “Selamat Datang di Jalan Wahangan Purba Pakuwon Parungkuda”

Korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumah duka dalam kondisi telah dipersiapkan untuk dimakamkan. Dugaan sementara, korban mengalami cedera serius di bagian kepala akibat jatuh dari ketinggian.

“Untuk kondisi detailnya kurang tahu, karena saat tiba di rumah sudah dalam keadaan siap dimakamkan,” tambah warga tersebut.

Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kapolsek Parakansalak, AKP Kusaeni, menyampaikan bahwa anggotanya masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Benar, ada kejadian santri meninggal dunia. Saat ini Kanit Reskrim masih di lokasi untuk melakukan penyelidikan,” singkatnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih mendalami kronologi pasti kejadian, termasuk penyebab korban bisa terjatuh dari lantai dua bangunan pesantren tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *