Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan Nasional Cibadak–Sukabumi–Cianjur Ditambal dan Di-Overlay

SUKABUMI – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK 2.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Wilayah II Jawa Barat memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional. Sejumlah perbaikan jalan dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Perbaikan dilakukan di ruas jalan nasional Cibadak – Sukabumi – Cianjur hingga batas Rajamandala. Hingga Kamis (12/3/2026) sore, pekerjaan perbaikan telah dirampungkan di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Kegiatan tersebut meliputi patching atau penambalan jalan berlubang serta rehabilitasi minor berupa pelapisan ulang aspal (overlay satu lapis).

Total panjang jalan yang dilakukan overlay mencapai 1,9 kilometer di ruas Lingkar Selatan Cianjur dan 400 meter di ruas batas Kota Cianjur – Citarum.

PPK 2.1 Wilayah Jawa Barat, Santoso, mengatakan kegiatan preservasi jalan dan jembatan dilakukan secara proaktif untuk menjaga kondisi jalan nasional tetap mantap, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

“Kami melakukan pemeliharaan rutin di sepanjang ruas Cibadak – Sukabumi – Cianjur hingga batas Rajamandala. Tujuannya menjaga kinerja jalan agar tetap baik serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Kementerian PU memperbaiki jalan nasional Cibadak–Sukabumi–Cianjur. Foto : Istimewa

Selain penambalan dan pelapisan ulang aspal, pihaknya juga melakukan sejumlah pekerjaan pendukung lainnya. Di antaranya perbaikan serta pembersihan jembatan, pembersihan rumput di bahu jalan, normalisasi drainase, hingga pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut Santoso, beberapa ruas yang diperbaiki sebelumnya memiliki banyak lubang yang berpotensi mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Saat ini kami sudah melaksanakan pemeliharaan rutin di ruas Lingkar Selatan Cianjur dan batas Kota Cianjur – Citarum. Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya cukup banyak lubang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan jalan dilakukan di seluruh ruas yang menjadi kewenangan PPK 2.1 Jawa Barat. Setelah proses penambalan, pekerjaan dilanjutkan dengan overlay aspal di sejumlah segmen yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Selain memastikan kondisi jalan tetap prima, pihaknya juga menyiapkan posko siaga untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan kerusakan jalan selama arus mudik.

Posko tersebut berada di simpang Exit Tol Cibolang dan dilengkapi Tim Reaksi Cepat (TRC), peralatan DRU, serta material pendukung untuk penanganan darurat.

“Posko ini disiapkan agar kami bisa melakukan quick response terhadap laporan masyarakat jika ditemukan kerusakan jalan yang membutuhkan penanganan segera,” pungkas Santoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *