METROSUKABUMI.com – Kecelakaan kerja fatal terjadi di lingkungan SMKN 1 Cibadak, Senin (18/5). Seorang pekerja bangunan, Hendi (28), warga Kampung Kaum Kidul RT 04/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat bekerja.
Peristiwa tragis itu terjadi saat korban tengah memasang atap baja ringan di salah satu bangunan di area sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, besi panjang yang diangkat korban diduga menyentuh kabel listrik tegangan tinggi di sekitar lokasi.
Akibatnya, korban langsung tersengat arus listrik dan terpental hingga jatuh keluar pagar sekolah.
“Betul, ia tersengat listrik saat kerja bangunan di sekolah. Tadi sudah dikuburkan,” ujar Teguh, salah seorang tetangga korban singkat.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah, membenarkan pihaknya menerima korban kecelakaan kerja tersebut. Namun saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kondisi korban sudah tidak bernyawa.
“Iya, pasien sempat dibawa ke sini. Namun ketika diperiksa oleh dokter, pasien sudah tidak bernyawa. Kemungkinan sudah meninggal di tempat atau dalam perjalanan menuju IGD,” jelasnya.
Menurut Irman, tim medis sempat melakukan pemeriksaan menggunakan elektrokardiogram (EKG) untuk memastikan kondisi jantung korban. Namun hasilnya menunjukkan tidak ada aktivitas kehidupan.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kerja Sama SMKN 1 Cibadak, Khoiron, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut korban merupakan pekerja dari pihak rekanan atau mitra industri yang tengah mengerjakan proyek di lingkungan sekolah.
“Leres. Itu yang dipekerjakan oleh CV rekanan/mitra industri kami. Dan sepenuhnya sudah diurus oleh pihak yang memperkerjakan,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait pengamanan area proyek maupun evaluasi standar keselamatan kerja di lokasi kejadian.












