SIMPUL Desak Bupati Sukabumi Bentuk Satgas MBG, Pertanyakan Komitmen Nyata Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Koordinator Presidium SIMPUL Sukabumi, Norman Irawan. (Foto : Dokumen Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Solidaritas Independen Mahasiswa Pemuda Utilitarianisme (SIMPUL) Sukabumi mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan itu disampaikan karena program strategis nasional tersebut dinilai membutuhkan dukungan konkret pemerintah daerah, bukan sekadar pernyataan dukungan.

Koordinator SIMPUL Sukabumi, Norman Irawan, mengatakan pelaksanaan MBG harus didukung melalui koordinasi lintas perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menyangkut aspek keamanan pangan, higiene dan sanitasi, kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan hidup, hingga kelayakan bangunan dan sarana pendukung.

“Jika Pemerintah Kabupaten Sukabumi benar-benar mendukung Program Makan Bergizi Gratis, maka tunjukkan komitmen tersebut melalui kebijakan yang jelas, koordinasi yang efektif, dan optimalisasi peran perangkat daerah melalui dinas-dinas teknis sesuai kewenangannya,” ujar Norman.

Baca Juga : Sidang Perdana Ayah Nizam Ditunda, Anwar Hadapi Hakim Tanpa Pengacara, Farhat Abbas Tak Hadir

SIMPUL juga mempertanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah membentuk Satgas MBG atau mekanisme koordinasi khusus untuk mengintegrasikan peran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melakukan pembinaan, pengawasan, evaluasi, serta penyelesaian berbagai persoalan yang berpotensi muncul selama pelaksanaan program.

Menurut Norman, apabila Satgas MBG telah dibentuk, pemerintah diminta menyampaikan kepada publik mengenai struktur, tugas, serta hasil kerja yang telah dilakukan. Sebaliknya, apabila belum terbentuk, kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian serius mengingat skala Program MBG yang membutuhkan koordinasi kuat agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

“Kami mempertanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah membentuk Satgas MBG atau mekanisme koordinasi khusus. Jika sudah ada, sampaikan kepada publik bentuk, tugas, dan hasil kerjanya. Jika belum ada, maka hal ini patut menjadi perhatian serius karena program sebesar ini membutuhkan koordinasi yang kuat,” tegasnya.

Baca Juga : Bupati Asep Japar Minta APSI Jadi Mitra Strategis Tingkatkan Mutu Pendidikan di Sukabumi

SIMPUL menegaskan kritik tersebut bukan bentuk penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, organisasi itu mengaku mendukung penuh keberhasilan program pemerintah pusat, namun meminta pemerintah daerah menjalankan kewenangannya secara maksimal.

Mereka berharap Pemkab Sukabumi segera memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai bentuk dukungan yang telah dilakukan, termasuk sistem koordinasi lintas dinas yang diterapkan.

SIMPUL juga menyatakan akan menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum melalui aksi damai apabila tidak ada respons maupun langkah konkret dari pemerintah daerah sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *