METROSUKABUMI.com – Warga Kampung Barupaku, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Cimunjul, Minggu (11/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui bernama Robi Ruliansyah (35), warga Kampung Ciambar Babakan, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Identitas korban dipastikan oleh pihak keluarga setelah dilakukan proses identifikasi oleh kepolisian.
Baca Juga : Perahu Karet TNI AL Jadi Andalan Ribuan Warga Menyeberangi Sungai Cimandiri
Kapolsek Nagrak IPTU Subit Sudrajat, SH mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (7/7/2026). Penemuan jasad berawal dari keterangan seorang warga yang sempat melihat sesuatu menyerupai kepala manusia saat memancing di Sungai Cimunjul.
“Saksi yang sedang memancing pada Jumat malam sempat melihat sesuatu yang dikira bukan manusia karena merasa takut. Keesokan harinya saksi kembali ke lokasi bersama rekannya dan setelah dilakukan pencarian, ternyata benar ditemukan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Cimunjul,” ujar IPTU Subit kepada awak media.
Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran dan meminta keterangan sejumlah saksi, korban diketahui merupakan Robi Ruliansyah yang telah hilang selama kurang lebih lima hari.
Baca Juga : Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Cicurug Sukabumi, 400 KK Terdampak Kekeringan
“Pihak keluarga telah memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Robi Ruliansyah, warga Desa Ciambar, yang sebelumnya dilaporkan hilang. Komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB,” katanya.
Usai menerima laporan, jajaran Polsek Nagrak bersama unsur TNI, Pemerintah Desa Munjul dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengidentifikasi korban, meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Sekarwangi guna dilakukan visum luar.
IPTU Subit menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Baca Juga : Api Berkobar di RSUD Sekarwangi Sukabumi, Begini Penjelasan Manajemen Rumah Sakit
“Keluarga korban menyatakan menolak autopsi karena telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menginginkan jenazah segera dimakamkan,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan keluarga kepada penyidik, korban diketahui memiliki riwayat gangguan bipolar yang kerap mengalami halusinasi.
“Informasi dari keluarga, almarhum memiliki riwayat bipolar atau mengalami halusinasi. Namun penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam penyelidikan dan telah dilakukan penanganan sesuai prosedur,” pungkasnya.












