SUKABUMI – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi menyebabkan satu unit rumah milik Budiman, 58, warga Kampung Selaawi RT 003/001, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, ambruk, Selasa (30/12)
Peristiwa itu terjadi saat penghuni rumah tengah berada di ruang tamu dan bersiap melaksanakan salat. Tiba-tiba terdengar suara retakan dari struktur bangunan sebelum akhirnya bagian kamar rumah roboh.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam Ismail, mengatakan, sebelum kejadian penghuni rumah sempat mendengar suara patahan dari bangunan.
“Penghuni rumah sedang istirahat dan hendak melaksanakan salat. Tiba-tiba terdengar suara patahan dari bagian bangunan, tidak lama kemudian kamar rumah roboh,” ujarnya.
Imam menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak sehari sebelumnya diduga kuat menjadi penyebab utama melemahnya struktur bangunan rumah.
“Hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat kondisi tanah dan bangunan menjadi labil. Saat ini kami sudah melakukan pendataan awal dan berkoordinasi dengan pihak desa serta BPBD Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan sudah rapuh. Mengingat, potensi curah hujan tinggi masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kerusakan bangunan atau potensi bencana lainnya,” pungkas Imam.










