METROUKABUMI.com – Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Kabupaten Sukabumi. Dalam sehari, sedikitnya tiga kebakaran lahan terjadi di lokasi berbeda pada Senin (20/7/2026), memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra untuk mencegah kobaran api meluas ke kawasan permukiman hingga hutan.
Kebakaran pertama terjadi di lahan alang-alang Kampung Sindang Resmi, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Kobaran api membakar vegetasi kering dan sempat dikhawatirkan merembet ke kawasan Hutan Gunung Walat. Petugas pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api semakin meluas.
Baca Juga : Kebakaran Ilalang di Cibadak Sukabumi Bikin Panik, Api Hampir Masuk Permukiman Warga
Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Kampung Babakan, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar. Sedikitnya empat titik api membakar lahan dan sempat mengancam permukiman warga serta kawasan pabrik. Berkat respons cepat petugas Damkar, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum mencapai fasilitas vital.
Sementara itu, kebakaran lahan lainnya dilaporkan terjadi di Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu. Petugas juga melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merambat ke area yang lebih luas.
Baca Juga : Perampokan Bersenjata di Nagrak Sukabumi Gagal, Wanita Melawan Pelaku Bergolok hingga Kabur
Belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian akibat rangkaian kebakaran tersebut. Namun, seluruh kejadian menjadi peringatan bahwa risiko kebakaran meningkat selama musim kemarau.
Penyebab pasti masing-masing kebakaran masih dalam penyelidikan. Di lokasi Karangtengah, kebakaran diduga dipicu oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, namun dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah, membuka lahan menggunakan api, maupun membuang puntung rokok sembarangan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya kebakaran lahan di tengah kondisi cuaca yang kering.












