Rumah Panggung di Jampangtengah Ludes Terbakar, Harta dan Dokumen Berharga Tak Tersisa

Rumah bilik jenis panggung milik warga Kampung Cijambe, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar, Kamis (17/9/2026). (Foto : Poster AI)

METROSUKABUMI.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah bilik jenis panggung di Kampung Cijambe RT 019/RW 004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Rumah milik Komar tersebut dihuni dua orang. Kobaran api membuat bangunan beserta seluruh isinya ludes terbakar. Tidak ada harta benda maupun dokumen berharga yang berhasil diselamatkan.

Tanggap Bencana (Tagana) Kecamatan Jampangtengah Imam Sulaeman mengatakan, api pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat bagian atap sudah terbakar.

Baca Juga : Bukan Satu, Polisi Ungkap 3 Pelajar Jadi Korban Dugaan Pelecehan Oknum ASN Sukabumi

“Api terlihat oleh pemilik rumah sudah membakar bagian atap rumah,” kata Imam.

Menurut dia, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari bilik membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah.

“Dikarenakan api sangat cepat, seisi rumah pun tak bisa terselamatkan,” jelasnya.

Warga sekitar kemudian melakukan upaya pemadaman secara manual. Proses pemadaman dilakukan warga karena lokasi kejadian cukup jauh dari sumber air.

Baca Juga : Polisi Bongkar Jaringan Curanmor Sukabumi, 61 Motor Diamankan

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua penghuni rumah terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat setelah tempat tinggal mereka hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah Bapak Komar beserta isinya hangus terbakar,” papar Imam.

Imam menambahkan, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena rumah berbahan bilik memiliki material yang relatif mudah terbakar. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi listrik yang sudah lama atau mengalami kerusakan.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *