Tragedi Saat Listrik Padam di Sukabumi, Tiga Kakak Beradik Tewas Terjebak Kebakaran Diduga Dipicu Lilin

Kebakaran rumah yang menewaskan tiga kakak beradik di Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung. (Foto : Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Duka mendalam menyelimuti Kampung Babakan Bandung, RT 01 RW 06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Tiga kakak beradik meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar saat terjadi pemadaman listrik, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 18.35 WIB.

Peristiwa tragis itu diduga dipicu lilin yang digunakan sebagai penerangan ketika aliran listrik padam. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah hingga ketiga korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Kapolsek Nyalindung Iptu Yanuar Fajar mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sumber api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan saat listrik padam.

“Dugaan sementara kebakaran dipicu lilin yang digunakan sebagai penerangan ketika listrik padam. Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi rumah yang berada cukup jauh di dalam permukiman membuat proses pemadaman mengalami kendala. Warga bersama petugas berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya kobaran berhasil dikendalikan.

“Akses menuju lokasi cukup sempit sehingga menyulitkan proses pemadaman. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan melahap hampir seluruh bangunan,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, tiga anak pemilik rumah meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban maupun warga sekitar. Banyak warga tampak tidak kuasa menahan tangis saat proses evakuasi berlangsung.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan lilin sebagai penerangan darurat ketika listrik padam. Lilin sebaiknya ditempatkan di lokasi yang aman dan tidak ditinggalkan dalam keadaan menyala untuk menghindari risiko kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *