Hendak Ambil Air, Warga Cibadak Terserempet KA Pangrango hingga Jatuh ke Bawah

Petugas mengevakuasi korban dugaan kecelakaan KA Pangrango di kawasan Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026). (Foto : Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Kecelakaan melibatkan warga dan Kereta Api (KA) Pangrango terjadi di wilayah Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).

Seorang perempuan bernama Een Suhaeni, sekitar 50 tahun, warga Kampung Kamandoran, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terserempet KA Pangrango yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di kawasan perlintasan rel Kampung Kamandoran, tepatnya di antara wilayah Kampung Kamandoran dan Kampung Pojok Indah.

Berdasarkan laporan awal, KA Pangrango berangkat dari Stasiun Sukabumi menuju Bogor sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah melintas di Stasiun Karangtengah, kereta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Cibadak.

Saat kereta melintas di kawasan tersebut, korban diduga sedang berada di jalur rel untuk mengambil air bersih. Korban disebut tidak mengetahui jadwal kedatangan kereta.

Korban sempat berupaya menghindari kereta yang melintas. Namun, karena jarak sudah terlalu dekat, korban diduga terserempet KA Pangrango hingga terjatuh ke bagian bawah perlintasan dengan ketinggian sekitar 10–15 meter.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada pemerintah desa, Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Polsek Cibadak, serta petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak.

Sekitar pukul 11.40 WIB, korban dievakuasi menggunakan mobil jenazah Kodim 0607/Kota Sukabumi menuju RSUD Sekarwangi.

Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya berada di RSUD Sekarwangi sambil menunggu pihak keluarga untuk proses pemulangan dan pemakaman.

Informasi dari laporan awal menyebutkan, korban sehari-hari melakukan aktivitas memulung barang bekas.

Petugas bersama pemerintah desa juga telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Hingga berita ini ditulis, penanganan kejadian masih dilakukan oleh pihak terkait. Penyebab pasti serta kronologi lengkap kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang dan PT KAI.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *