Sekda Tegaskan Pemkab Sukabumi Dukung PIT IDI, 208 Dokter Ikuti Pertemuan Ilmiah

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman saat menutup Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi di salah satu hotel di Kota Sukabumi, Minggu (13/9/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Salah satunya melalui dukungan terhadap kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, peningkatan kompetensi dokter menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, dokter tidak hanya berperan sebagai tenaga profesional yang memberikan pelayanan medis. Lebih dari itu, dokter menjadi bagian penting dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga : Sukabumi Expo 2026 Ditutup, 542 Pencari Kerja Serbu Job Fair

“Terima kasih IDI yang telah menggelar kegiatan pertemuan ilmiah tahunan ini. Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan kesehatan saat ini,” kata Ade saat menutup PIT ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi di salah satu hotel di Kota Sukabumi, Minggu (13/9/2026).

Ade menilai materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, khususnya terkait pelayanan kesehatan primer, sangat penting. Sebab, pelayanan primer merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kemampuan tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis secara tepat, termasuk ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan, menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keselamatan pasien.

Baca Juga : Kecelakaan di Exit Tol Bocimi Parungkuda, Truk Muat Sayur Terguling

“Kemampuan tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis yang tepat dan terampil dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keselamatan pasien. Ilmu yang didapat ini, Insya Allah dapat diterapkan dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan dan pemerintah. Menurut Ade, sinergi tersebut diperlukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal.

“Tanpa kolaborasi, semua akan sulit. Jadi, mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan ini untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” tuturnya.

Baca Juga : Bupati Asep Japar Soroti Potensi Warungkiara: Wisata Dikembangkan, Pangan Diperkuat, BUMDes Jadi Motor Ekonomi

Ade berharap kegiatan ilmiah seperti PIT IDI dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting bagi para dokter untuk memperbarui pengetahuan sekaligus meningkatkan kompetensi.

Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Sukabumi H. Asep Suherman mengatakan, para dokter di Kabupaten Sukabumi memiliki komitmen untuk membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini pun menjadi tanggung jawab untuk memberikan kegiatan bermanfaat dan menambah wawasan, pengembangan skill, dan kompetensi bagi para dokter,” kata Asep.

PIT ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi tersebut berlangsung selama dua hari. Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan penanganan pasien korban bencana, kasus gigitan ular, serta berbagai kondisi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer.

Materi tersebut dinilai sangat relevan, terutama bagi dokter yang bertugas di Puskesmas maupun unit gawat darurat (UGD).

“Para dokter diberi materi terkait antisipasi penanganan pasien korban bencana, hingga gigitan ular, ataupun lainnya yang berkaitan pelayanan primer. Kami menghadirkan narasumber yang kompeten dalam hal ini,” jelasnya.

Antusiasme peserta juga disebut cukup tinggi. Total terdapat 208 dokter yang mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi, tetapi juga dari wilayah Bogor hingga Jakarta.

“Jumlah yang ikut ini berasal dari berbagai kota. Ada Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Bogor, hingga Jakarta. Antusiasnya luar biasa. Semoga acara berikutnya bisa lebih baik lagi,” pungkas Asep.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *