Sampah Menggunung di Dekat Pabrik SSA Cidahu, Camat Turun Tangan, CCTV Disiapkan

Aksi bersih-bersih sampah liar di Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi.2
Camat Cidahu Lenni Nurliah bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat melakukan aksi bersih lingkungan di kawasan rawan sampah liar, Minggu (8/11/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Persoalan sampah liar di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, belum juga tuntas. Tumpukan sampah di sejumlah titik, terutama di sekitar kawasan samping Pabrik PT Sun Suka Abadi (SSA), Desa Pondokaso Tonggoh, kembali menjadi perhatian pemerintah setempat.

Kondisi tersebut mendorong Camat Cidahu, Lenni Nurliah, S.Pd., S.IP., bersama pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih lingkungan, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan gotong royong itu melibatkan unsur KUA, staf kecamatan, pemerintah desa, Tagana, P2BK, organisasi masyarakat, Linmas hingga anggota Pramuka.

Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan persoalan sampah yang selama ini belum sepenuhnya teratasi, meskipun berbagai imbauan dan kegiatan kebersihan telah dilakukan.

Camat Cidahu Lenni Nurliah mengatakan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah desa, menurutnya, harus mengambil peran lebih aktif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga.

Ia menyebutkan, sebagian masyarakat sebenarnya sudah mendapatkan pelayanan pengangkutan sampah secara rutin melalui sistem iuran. Namun, praktik pembuangan sampah sembarangan masih ditemukan, termasuk di aliran sungai dan pinggir jalan.

Kawasan sekitar Pabrik SSA menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

Sebagai langkah pengawasan, pemerintah desa berencana memasang kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan. Pemerintah kecamatan juga berharap adanya penambahan penerangan jalan umum (PJU).

Menurut Lenni, kondisi jalan yang gelap diduga dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk membuang sampah, terutama menjelang waktu subuh.

Selain pengawasan, pemerintah kecamatan terus mendorong edukasi dan gerakan gotong royong. Upaya tersebut sebelumnya juga dilakukan melalui pelatihan, penyuluhan, dan kampanye peduli lingkungan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Di balik persoalan sampah liar tersebut, keterbatasan armada pengangkut menjadi salah satu kendala pelayanan kebersihan di wilayah Cidahu.

Kepala Korwil DLH Cicurug, Sahidin, mengungkapkan bahwa saat ini hanya tersedia delapan unit armada untuk melayani delapan kecamatan.

Kondisi itu membuat pelayanan pengangkutan sampah harus dilakukan secara bergiliran berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.

Khusus Kecamatan Cidahu, pengangkutan dilakukan selama lima hari dalam sepekan dengan menggunakan armada berbeda. Untuk Desa Pondokaso Tonggoh, pengangkutan menuju TPDE dijadwalkan setiap Sabtu, sedangkan Desa Cidahu mendapatkan pelayanan setiap Senin.

Sahidin menilai penambahan kendaraan perlu menjadi perhatian pimpinan DLH agar pelayanan pengangkutan sampah dapat lebih optimal dan menjangkau lokasi yang selama ini mengalami penumpukan.

Ia juga mendorong pemerintah desa mengembangkan sistem pengelolaan sampah secara mandiri, termasuk mengupayakan sarana pengangkutan sendiri dan menyalurkan sampah ke tempat pembuangan akhir sesuai ketentuan.

Terkait tumpukan sampah di sekitar Pabrik SSA, Sahidin menyebut volumenya meningkat dibandingkan kondisi dua bulan sebelumnya. Bahkan, sampah yang menumpuk tidak seluruhnya dapat diangkut hanya dengan satu truk dan satu kendaraan bak terbuka.

Pemerintah Kecamatan Cidahu berencana kembali menggelar aksi bersih lingkungan pada Sabtu mendatang dengan melibatkan unsur pemerintahan dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *