Arus Balik Sukabumi–Bogor Membludak, Polisi Terapkan Contra Flow Dua Kali

SUKABUMI – Lonjakan arus balik dari Sukabumi menuju Bogor terjadi signifikan pada Minggu (4/1/2026). Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi terpaksa menerapkan rekayasa lalu lintas contra flow (CB) one way sebanyak dua kali di jalur utara untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris mengatakan, rekayasa lalu lintas diberlakukan dari Simpang Ratu hingga Exit Tol Parungkuda menyusul tingginya volume kendaraan yang bergerak ke arah Bogor.

“Untuk sementara kami melaksanakan CB one way dari Simpang Ratu sampai Exit Tol Parungkuda. Lonjakan kendaraan hari ini jauh lebih tinggi dibandingkan kemarin,” ujar AKP Arif.

Berdasarkan data dan prediksi Satlantas Polres Sukabumi, jumlah kendaraan yang mengarah ke Bogor melalui Exit Tol Parungkuda mencapai 116.785 unit. Sementara 48.674 kendaraan lainnya melintas melalui Exit Tol Cigombong. Totalnya, lebih dari 165 ribu kendaraan memadati jalur arus balik Sukabumi–Bogor hanya dalam satu hari.

AKP Arif menegaskan, penerapan one way murni dilakukan karena tingginya arus balik dari arah Kota Sukabumi menuju Bogor. “Hari ini kami sudah melaksanakan dua kali one way. Ini murni karena lonjakan arus balik yang cukup tinggi,” katanya.

Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, sebanyak 81 personel disiagakan dan ditempatkan di sejumlah titik krusial sepanjang jalur utara Sukabumi. Petugas juga terus memantau ekor kepadatan yang sempat terpantau hingga wilayah Caringin.

“Jika bangkitan kendaraan dari arah timur kota cepat terkuras, durasi one way tidak akan lama. Namun bila masih panjang, kami siap menambah durasi dan memperpanjang ekor one way,” tegasnya.

Saat ini, fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas masih diarahkan pada arus balik Sukabumi menuju Bogor. Sementara itu, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Sukabumi belum terpantau signifikan.
“Prediksi kami, hari ini menjadi puncak arus balik karena angkanya lebih tinggi dari kemarin. Mudah-mudahan malam ini sudah landai dan tidak terjadi lonjakan lagi,” pungkas AKP Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *