Arus ke Sukabumi Meledak, Kendaraan Naik 5 Kali Lipat Saat Long Weekend

Sebanyak 6.825 kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Parungkuda.

Arus lalin di exit tol parungkuda. Foto : Istimewa

SUKABUMI — Lonjakan arus kendaraan menuju Sukabumi saat long weekend bertepatan libur Isa Almasih memicu kepadatan parah di jalur nasional Bogor–Sukabumi, Jumat (3/4). Sejak pagi hingga siang, antrean kendaraan mengular, terutama di sekitar akses keluar Tol Bocimi menuju jalan arteri.

Data sementara Satlantas Polres Sukabumi mencatat, hingga pukul 13.00 WIB sebanyak 6.825 kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Parungkuda. Jumlah itu melonjak hampir lima kali lipat dibandingkan hari normal.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi Iptu M. Yanuar Fajar menyebut, arus kendaraan didominasi dari arah Bogor dan Jakarta. Kepadatan makin terasa akibat bottleneck di titik keluar tol.

“Dari tiga sampai empat lajur menyempit jadi satu lajur di exit tol ke jalan nasional. Ini yang jadi titik krusial kemacetan,” ujarnya.

Tak hanya faktor infrastruktur, aktivitas masyarakat di sepanjang jalur juga ikut memperlambat arus. Mulai dari pasar, rumah sakit, sekolah, hingga mobilitas karyawan pabrik menambah beban lalu lintas.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas sistem one way di kawasan Puncak turut berdampak. Penutupan sementara dari arah Puncak membuat sebagian pengendara memilih jalur Sukabumi sebagai alternatif.
“Peralihan arus dari Puncak ikut mendorong lonjakan kendaraan ke wilayah Sukabumi,” jelas Yanuar.

Untuk mengurai kepadatan, polisi telah menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan. Pengaturan lalu lintas hingga rekayasa arus terus dilakukan secara situasional.

Bahkan, koordinasi dengan pengelola Tol Bocimi juga dilakukan. Sekitar pukul 11.40 WIB, arus kendaraan dialihkan menuju Gerbang Tol Cigombong guna mengurangi penumpukan di Parungkuda.

Hingga siang hari, kondisi lalu lintas masih padat merayap, terutama di ruas Parungkuda–Cibadak.

Polisi memprediksi arus balik akan terjadi pada Sabtu hingga Minggu, seiring berakhirnya masa libur panjang. Mayoritas kendaraan diketahui merupakan wisatawan yang hendak menuju destinasi favorit seperti Palabuhanratu dan sentra wisata kuliner.

Masyarakat diimbau tetap tertib berlalu lintas. “Patuhi rambu, jaga jarak, dan utamakan keselamatan,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *