SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kalibunder, Senin (6/4) sore, berubah menjadi petaka. Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun, Kesya, tewas setelah diduga terpeleset ke parit dan terseret arus deras.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Negla RT 13 RW 03, Desa Kalibunder. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, debit air di saluran parit meningkat drastis.
Korban yang berada di sekitar lokasi diduga terpeleset. Dalam hitungan detik, tubuhnya langsung jatuh ke aliran air yang deras dan terseret tanpa sempat diselamatkan.
Baca juga: Niat Pulang Liburan Berujung Duka, Ibu Dua Anak Tewas Terlindas Truk di Cibadak
Kepanikan tak terhindarkan. Orangtua korban, Firman dan Deti, histeris saat mengetahui anaknya hilang terbawa arus.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung bergerak melakukan pencarian. Namun derasnya arus dan hujan yang masih mengguyur membuat proses pencarian tidak mudah.
Saksi mata, Hihin dan Saepul, menyebut kejadian berlangsung sangat cepat.
Baca juga: Nekat Menyeberang ke Pulau Terlarang, Mahasiswa 20 Tahun Tewas Terseret Ombak di Palangpang
“Air lagi besar, arusnya kencang. Korban langsung kebawa,” ujar salah satu saksi.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan tak lama kemudian. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong.
Petugas P2BK Kecamatan Kalibunder, Eka Yustika, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Baca juga: Gagal Nyalip, Pengendara Beat Tewas Terlindas Truk Sumbu Tiga di Cibadak
“Saat ditemukan korban sudah meninggal. Jenazah langsung kami evakuasi ke puskesmas bersama aparat setempat,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga. Saat hujan deras, saluran air yang tampak biasa bisa berubah menjadi arus mematikan terutama bagi anak-anak yang luput dari pengawasan.












