SUKABUMI – Kematian seorang santri di salah satu pondok pesantren di wilayah Cibeureum, Kota Sukabumi, memunculkan tanda tanya. Korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar asrama, Kamis (9/4) dini hari.
Peristiwa itu pertama kali terungkap saat dua santri hendak membangunkan korban untuk salat subuh. Namun, bukannya bangun, korban justru ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Temuan tersebut sontak membuat geger lingkungan pesantren. Pengurus langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Baca juga: Terekam CCTV! Maling Beraksi di Cibadak, Pura-pura Belanja, HP Karyawan Raib Sekejap
Petugas dari Polsek Cibeureum bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi Kota bergerak cepat ke lokasi. Garis polisi dipasang, sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan secara menyeluruh.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan barang bukti berupa kain sarung yang diduga digunakan korban saat peristiwa terjadi. Namun, aparat belum menyimpulkan penyebab pasti kematian.
“Masih dalam penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi,” ujar PLT Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ade Ruli dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Ambulans Baznas vs Pick Up di Cikembar, Satu Korban Patah Tulang
Hingga kini, polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk menelusuri aktivitasa: terakhir korban sebelum ditemukan meninggal. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari kalangan santri dan pengurus pesantren juga terus dilakukan.
Di sisi lain, sruasana duka menyelimuti lingkungan pondok. Aktivitas belajar mengajar berlangsung terbatas. Pihak pesantren memilih bersikap tertutup sembari menunggu hasil resmi dari penyelidikan aparat.
Kasus ini menjadi perhatian serius. Selain menyangkut keselamatan santri, kejadian tersebut juga menuntut transparansi agar tidak memunculkan spekulasi liar di masyarakat.
Polisi mengimbau publik untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.












