SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan daerah pada 2026. Salah satu fokus utama yang akan digencarkan adalah pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi Asep Japar saat menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan tingkat Kabupaten Sukabumi 1447 Hijriah di Masjid Besar Al-Hidayah, Kecamatan Sagaranten, Jumat (13/3/2026).
Menurut Asep, sejumlah proyek pembangunan telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah tahun ini. Pembangunan tersebut difokuskan pada sektor infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Insya Allah sejumlah pembangunan infrastruktur masuk dalam perencanaan tahun ini,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Asep Japar Ungkap Setoran PDAM Sukabumi Rp3,5 Miliar ke PAD saat Buka Puasa Bersama
Salah satu program yang akan direalisasikan adalah pembangunan ruang publik di wilayah Kecamatan Sagaranten. Ruang publik tersebut diharapkan dapat menjadi sarana aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ruang interaksi sosial.
“Insya Allah tahun ini akan dibangun ruang publik di Sagaranten,” katanya.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga merencanakan sejumlah pembangunan infrastruktur lain di wilayah tersebut, termasuk peningkatan kualitas jalan dan fasilitas penunjang lainnya.
“Mohon doanya agar seluruh perencanaan ini berjalan lancar sehingga bisa benar-benar terealisasi,” ungkapnya.

Asep menegaskan, pembangunan pada 2026 tidak hanya difokuskan di satu wilayah. Beberapa daerah lain di Kabupaten Sukabumi juga akan mendapatkan program pembangunan sesuai dengan rencana yang telah disusun pemerintah daerah.
“Insya Allah akan banyak pembangunan di 2026 ini,” tegasnya.
Ia berharap percepatan pembangunan tersebut dapat menutup berbagai kekurangan yang masih ada dari program pembangunan pada tahun sebelumnya.
“Selama satu tahun ini kami akui masih banyak kekurangan. Namun kami terus berupaya membangun Sukabumi menjadi lebih baik. Mohon doa masyarakat agar visi pembangunan Kabupaten Sukabumi dapat terwujud,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Asep juga mengajak masyarakat mendoakan warga di Kecamatan Bantargadung yang terdampak bencana pergerakan tanah. Bencana tersebut menyebabkan ratusan kepala keluarga harus mengungsi.
“Mari kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana agar diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Baca juga: Bazar Ramadan Cikembar Diserbu Warga, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi Andi Rahman mengatakan, Muhibah Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan umat di Kabupaten Sukabumi.
“Muhibah Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan sinergitas antara pemerintah daerah dan masyarakat,” jelasnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatan muhibah Ramadan, pimpinan daerah didampingi sejumlah kepala perangkat daerah.
“Selain menyerap aspirasi masyarakat, dalam kegiatan ini juga digelar bazar sembako murah, penyaluran bantuan sosial, hingga hadiah umrah bagi warga yang beruntung di setiap titik pelaksanaan,” pungkasnya.












