Kebocoran Gas Elpiji Picu Kebakaran Hebat di Cikembar Sukabumi, Ruko dan Rumah Ludes

Api Berasal dari Kios Ayam Geprek Saat Proses Menggoreng, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Kondisi bangunan ruko dan rumah warga di Cikembar, Sukabumi, usai dilalap api Kamis pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji 3 kilogram. (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Kebakaran hebat melanda satu unit ruko dan satu rumah permanen di Kampung Cibodas RT 03/RW 04, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini diduga kuat dipicu kebocoran selang gas elpiji 3 kilogram di salah satu kios ayam geprek.

Kapolsek Cikembar IPTU Yadi Suryadi mengungkapkan, api pertama kali muncul saat pekerja warung tengah menggoreng bahan makanan menggunakan kompor gas.

“Setelah minyak panas, tabung gas ukuran 3 kilogram diduga mengalami kebocoran. Api kemudian menyambar minyak panas di dalam katel dan dengan cepat membesar hingga membakar seluruh ruangan kios,” ujarnya.

Baca Juga: Tol Bocimi Kembali Normal! Longsor KM 72 Berhasil Dibersihkan, Lalin Lancar Lagi

Menurut keterangan saksi, pekerja warung bernama Ujang Tipo Priyanto sempat berusaha menyelamatkan diri dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah warga, termasuk pekerja bengkel dan pemilik usaha cuci kendaraan di sekitar lokasi, langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian,” kata Yadi.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah permanen dan satu ruko yang dibagi menjadi tiga kios berukuran 10×6 meter milik Herling Gunawan mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga: SIMPUL Sukabumi Geruduk BAZNAS, Soroti Mangkraknya RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Pasca kejadian, Polsek Cikembar bersama aparat terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, membantu evakuasi barang milik korban, serta melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Palabuhan II Cikembar yang sempat tersendat akibat kebakaran.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan kompor dan tabung gas elpiji.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.

Penulis: DarmansyahEditor: A. Chandra

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *