SUKABUMI – Gelombang wisatawan yang memadati kawasan Palabuhanratu saat libur Lebaran membuat jalur selatan Sukabumi lumpuh. Kemacetan parah terjadi dari Bantargadung hingga Bagbagan dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 15 kilometer.
Kepadatan mulai terasa sejak jalur Nyalindung yang sebelumnya terdampak pergerakan tanah. Arus kendaraan kemudian tersendat hingga kawasan Bagbagan, menyebabkan perjalanan yang biasanya lancar berubah menjadi tersiksa.
Agus (45 tahun) wisatawan, mengaku membutuhkan waktu hingga lima jam untuk menempuh perjalanan menuju Bagbagan.
“Biasanya paling satu jam, sekarang sampai lima jam baru sampai. Kendaraan padat terus, hampir tidak bergerak,” ujarnya saat ditemui di jalur kemacetan.
Kemacetan tidak hanya terjadi di satu titik. Antrean kendaraan juga mengular dari arah Yasifa menuju Bagbagan dengan panjang sekitar 6 kilometer. Banyak pengendara memilih berhenti di bahu jalan karena kelelahan menunggu arus yang tidak kunjung bergerak.
Lonjakan wisatawan ke objek wisata pantai menjadi penyebab utama kepadatan. Jalur yang menyempit akibat kondisi jalan di beberapa titik turut memperparah situasi, membuat kendaraan harus melaju secara bergantian.
Petugas di lapangan berupaya mengurai kemacetan dengan sistem buka-tutup, namun volume kendaraan yang terus berdatangan membuat antrean sulit dikendalikan.
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga puncak arus balik libur Lebaran, seiring tingginya minat wisatawan yang berkunjung ke kawasan Palabuhanratu.










