Arus Balik Memuncak, Tol Bocimi Seksi 3 Kini Satu Arah ke Jakarta

Petugas kepolisian bergaja di pintu tol fungsional Karangtengah, Cibadak. Foto : Istimewa

SUKABUMI – Skema rekayasa lalu lintas di jalur fungsional Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 kembali berubah. Mulai Jumat, 27 Maret 2026, ruas tol tersebut dialihkan sepenuhnya untuk melayani arus balik Lebaran.

Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta yang diprediksi meningkat signifikan pada puncak arus balik. Dengan pengalihan tersebut, jalur fungsional yang sebelumnya digunakan secara situasional kini difokuskan satu arah untuk memperlancar perjalanan pemudik.

Ruas Tol Bocimi Seksi 3 yang difungsionalkan memiliki panjang sekitar 5–6 kilometer, menghubungkan wilayah Parungkuda hingga akses Karangtengah. Jalur ini sebelumnya juga digunakan secara terbatas saat arus mudik untuk membantu mengurai kepadatan di jalur arteri nasional, terutama di kawasan Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.

Pengalihan penuh untuk arus balik dilakukan setelah evaluasi kondisi lalu lintas selama periode mudik. Aparat kepolisian bersama pengelola jalan tol menilai arus kendaraan menuju Jakarta membutuhkan kapasitas tambahan agar tidak terjadi penumpukan di jalur utama Sukabumi–Bogor.

Selama masa pengoperasian fungsional, tol ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I atau kendaraan kecil, mengingat kondisi jalan masih bersifat sementara dan belum sepenuhnya dilengkapi fasilitas permanen seperti penerangan dan rest area.

Selain itu, operasional jalur fungsional juga tetap bersifat terbatas, baik dari sisi waktu penggunaan maupun pengawasan di lapangan. Petugas kepolisian akan disiagakan di titik masuk dan keluar tol untuk memastikan pengaturan arus berjalan sesuai skema yang telah ditetapkan.

Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rambu sementara yang dipasang di sepanjang jalur fungsional. Pemerintah berharap pengalihan ini dapat mempercepat waktu tempuh pemudik sekaligus mengurangi potensi kemacetan panjang di ruas arteri yang selama ini menjadi titik rawan saat arus balik Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *