METROSUKABUMI.com – Penutupan MTQ XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Komplek Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fitroh, Perguruan Islam Yaspida, Kadudampit, Kamis (7/5/2026), menjadi momen bersejarah bagi Kecamatan Waluran.
Dalam ajang tahunan tersebut, Waluran sukses menggeser dominasi Kecamatan Cisaat yang selama ini langganan juara umum. Berdasarkan hasil akhir, Waluran mengumpulkan 135 poin, disusul Cisaat dengan 125 poin, dan Jampangkulon di posisi ketiga dengan 105 poin.
Camat Waluran, H. Habiburrohman, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini sebagai tonggak sejarah baru bagi wilayahnya.
“Ini sejarah bagi kami. Selama ini Cisaat terus menjadi juara umum, dan hari ini Waluran berhasil memecah dominasi tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja keras para santri serta dukungan masyarakat. Ke depan, pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi dengan memperkuat pembinaan, terutama di cabang unggulan seperti tahfidz, tilawah, dan kaligrafi.
Baca Juga: Puskesmas Tipar Jemput Bola, Ratusan Warga Cikondang Nikmati Layanan Kesehatan Gratis
“Kami akan terus menggembleng peserta dan mulai mengikuti cabang lain yang belum diikuti tahun ini,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pengurus LPTQ yang telah berkontribusi dalam keberhasilan tersebut.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang menutup secara resmi kegiatan tersebut mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Prestasi ini harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing di tingkat provinsi,” tegasnya.
Bupati juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil agar tidak patah semangat dan terus berlatih.
Baca Juga: Sulap Sampah Jadi Pangan! Budidaya Maggot di Warudoyong Sukabumi Jadi Andalan Ketahanan Warga
“Jangan berkecil hati. Jadikan ini sebagai pengalaman untuk terus belajar dan memperdalam ilmu Alquran,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari sebagai tujuan utama pelaksanaan MTQ.
“Kita ingin melahirkan generasi qurani yang berakhlak mulia dan berbudaya,” ucapnya.
Ketua Panitia MTQ, H. Ade Suryaman, menambahkan bahwa para juara akan dipersiapkan secara intensif untuk menghadapi MTQ tingkat Jawa Barat.
“Kami akan melakukan pembinaan maksimal agar Kabupaten Sukabumi mampu bersaing di tingkat provinsi,” pungkasnya.












