METROSUKABUMI.com – Lima personel Polres Sukabumi harus menerima sanksi tegas. Mereka diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) secara in absensia dalam upacara Korps Raport di Lapangan Apel Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (7/9/2026).
Upacara tersebut dipimpin Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi dan diikuti jajaran pejabat utama, perwira serta personel Polres Sukabumi.
Selain pemberhentian lima personel, upacara juga menjadi momentum pemberian kenaikan pangkat pengabdian kepada Ipda Usep Saripudin sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama menjalankan tugas di lingkungan Polri.
Baca Juga : Lagi Nongkrong di Toko Ban, Pemuda Cibadak Diserang OTK Bercelurit: “Saya Kira Bercanda”
Sementara itu, lima personel lainnya dikenai PTDH in absensia. Pemberhentian tersebut menjadi bentuk ketegasan institusi terhadap personel yang melakukan pelanggaran.
Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib memahami konsekuensi dari setiap pelanggaran aturan.
“Setiap anggota harus memahami bahwa pelanggaran terhadap aturan memiliki konsekuensi,” tegas Benny.
Baca Juga : Turap PT Cosmo di Cikembar Jadi Sorotan, Satpol PP: Pembangunan Sudah Dihentikan
Menurut Benny, pemberhentian tidak dengan hormat bukan sekadar bentuk hukuman. Sanksi tersebut juga harus menjadi pembelajaran bagi seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, integritas, serta kehormatan institusi Polri.
Dia mengingatkan seluruh anggota agar tidak melakukan pelanggaran disiplin maupun tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta mencoreng nama baik institusi.
Pengawasan Diperkuat
Benny juga menekankan pentingnya pengawasan internal di lingkungan Polres Sukabumi. Menurut dia, pengawasan merupakan bagian dari kepedulian sekaligus tanggung jawab pimpinan untuk memastikan seluruh personel bekerja sesuai aturan dan standar operasional prosedur (SOP).
Baca Juga : Ibu Temukan Anaknya Tak Bernyawa di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Selain disiplin internal, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga menjadi perhatian. Seluruh personel diminta mengedepankan sikap humanis dan profesional saat menjalankan tugas.
“Berikan pelayanan yang baik, humanis dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai tindakan maupun ucapan kita justru menyakiti hati masyarakat,” ujarnya.
Benny juga meminta para perwira menjadi teladan bagi anggota sekaligus aktif memberikan arahan dan pengawasan.
Upacara tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dedikasi dan kinerja personel mendapatkan penghargaan, sementara setiap pelanggaran aturan memiliki konsekuensi.
Dengan demikian, disiplin, integritas dan profesionalisme menjadi hal yang harus terus dijaga setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.













Respon (1)