Dua Siswi SDN Dewi Sartika CBM Sukabumi Wakili Jabar di Duta Batik Cilik Nasional

Dua siswi SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Aisyah Calista dan Ismi Nurilah Nugraha, bersiap mewakili Jawa Barat dalam ajang Duta Batik Cilik tingkat nasional di Yogyakarta. (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Prestasi membanggakan ditorehkan dua siswi SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi. Aisyah Calista dan Ismi Nurilah Nugraha dipercaya menjadi Duta Batik Cilik yang akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam pemilihan Duta Batik Cilik tingkat nasional.

Ajang tersebut rencananya digelar di Yogyakarta pada 13 Oktober 2026 mendatang.

Keduanya berhasil melaju ke tingkat nasional setelah masing-masing meraih juara pertama dan kedua dalam pemilihan Duta Batik Cilik tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM, Iyus, mengatakan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa minat dan bakat siswa dapat berkembang apabila mendapatkan ruang serta pendampingan yang tepat.

Menurutnya, Aisyah dan Ismi memang memiliki ketertarikan di bidang modeling. Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler.

“Karena kan di pembelajaran mendalam itu sekarang ada kemitraan ya, jadi ada minat bakat yang bisa dikembangkan oleh guru dan juga kolaborasi dengan pihak eksternal, sehingga kita di kegiatan ekstrakurikuler tersebut tumbuh bibit-bibit modeling,” ujar Iyus saat ditemui Senin (5/10/2026).

Ia berharap kiprah kedua siswinya di tingkat nasional tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya.

“Harapannya tentu mereka bisa meraih prestasi di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi murid-murid yang lain,” katanya.

Sementara itu, orang tua Ismi Nurilah Nugraha, Liesnoor Siti Fatimah, mengatakan putrinya kini tengah melakukan berbagai persiapan menjelang kompetisi nasional.

Selain mempersiapkan kemampuan modeling, Ismi juga mendapatkan pembelajaran public speaking dan catwalk.

Ismi juga membawa tema advokasi yang cukup unik, yakni Duta Bergerak. Konsep tersebut mengajak generasi muda mengenal batik dengan cara yang lebih menyenangkan.

“Kebetulan Ismi tema advokasinya Duta Bergerak, atau sebuah gerakan advokasi yang mengubah cara belajar batik dari yang membosankan menjadi permainan yang riang, aktif, dan kreatif melalui media kartu bergerak,” ujar Liesnoor.

Melalui konsep tersebut, Ismi ingin memperkenalkan batik dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.

Liesnoor berharap advokasi yang dibawa putrinya dapat menarik perhatian generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus ikut menjaga batik sebagai bagian dari budaya dan jati diri bangsa.

Kini, Aisyah dan Ismi terus mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Yogyakarta. Keduanya diharapkan mampu membawa nama baik Kota Sukabumi dan Jawa Barat di ajang Duta Batik Cilik tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *