Bupati Sukabumi Perkuat Peran P3A Mitra Cai Hadapi Kemarau

Bupati Sukabumi Asep Japar membuka Pelatihan Penguatan Peran P3A dan GP3A Mitra Cai di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan kapasitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Mitra Cai. Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan keberadaan organisasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran sistem irigasi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Penguatan Peran Serta P3A dan GP3A Mitra Cai dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Secara Partisipatif dan Berkelanjutan di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga : Krisis Air Teratasi, Warga Palasari Hilir Apresiasi Pembangunan Irigasi Permukaan untuk Dukung Swasembada Pangan

Menurut Asep Japar, keberhasilan Kabupaten Sukabumi meraih peringkat kedua tingkat nasional dalam bidang swasembada pangan tidak terlepas dari kerja keras petani serta peran aktif P3A dan GP3A Mitra Cai dalam menjaga distribusi air ke lahan pertanian.

“Kami meraih juara dua nasional terkait swasembada pangan, salah satunya berkat peran para petani dan Mitra Cai ini,” ujarnya.

Baca Juga : Uji Coba Dimulai, Angkot 09 Resmi Masuk Terminal Cibada, Kemacetan Pasar Ditarget Berkurang

Ia menilai keberadaan Mitra Cai menjadi ujung tombak dalam memastikan kebutuhan air irigasi tetap terpenuhi. Tanpa pengelolaan yang baik, produktivitas pertanian dikhawatirkan akan menurun.

“Kalau Mitra Cai tidak ada, bagaimana nasib petani. Karena mereka berperan langsung mengalirkan air dari saluran irigasi ke sawah,” katanya.

Bupati juga mendorong seluruh pengurus P3A dan GP3A agar terus meningkatkan semangat serta memperkuat kolaborasi antarkelompok melalui forum pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi dalam pengelolaan jaringan irigasi.

Baca Juga : Warga Keluhkan Revitalisasi Irigasi Cisekarwangi, Soal Material hingga Minim Sosialisasi

Menghadapi musim kemarau, Pemkab Sukabumi juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta pembangunan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bagi sektor pertanian.

“Kami mencoba mengantisipasi melalui pembangunan sumur bor untuk membantu pertanian saat musim kemarau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pelatihan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari P3A Mitra Cai di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif agar lebih efektif dan berkelanjutan.

“P3A memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan irigasi. Karena itu, sinergi harus terus diperkuat secara masif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *