Bayar Pajak Dapat Motor dan Umrah! Gebyar SIPENYU 2026 Sukabumi Banjir Hadiah

Bupati Sukabumi Asep Japar saat menghadiri Gebyar SIPENYU 2026 di GOR Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat dan berbagai pihak yang taat serta berkontribusi terhadap peningkatan pajak daerah. (Foto: Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Membayar pajak tak hanya menjadi kewajiban warga, tetapi juga membawa peluang mendapatkan hadiah menarik. Hal itu terlihat dalam Gebyar SIPENYU (Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi Melalui Pelayanan Rakyat Terpadu) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di GOR Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sukabumi memberikan apresiasi kepada masyarakat, desa, kepala dusun, pengelola pajak, hingga mitra kerja yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan dan pendapatan pajak daerah.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pemberian hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah sadar dan patuh membayar pajak.

“Saya haturkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah patuh dan sadar untuk membayar pajak. Kami berikan apresiasi berupa hadiah,” ujar Asep Japar.

Baca Juga : HJKS ke-156, Bupati Asep Japar Ajak Warga Sukabumi Wujudkan Syukur lewat Kerja Nyata

Menurutnya, peningkatan kesadaran membayar pajak sangat penting karena penerimaan pajak nantinya kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Anggaran pajak kita kembalikan ke masyarakat untuk percepatan pembangunan seperti infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

17 Sepeda Motor dan 7 Paket Umrah

Gebyar SIPENYU 2026 menjadi semakin meriah dengan pembagian berbagai hadiah utama yang diundi dalam acara tersebut.

Sebanyak 10 unit sepeda motor diberikan kepada masyarakat yang dinilai patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Baca Juga : Niat Cari Nafkah Malah Ganti Knalpot Customer, Razia Knalpot Brong di Bengkel Cikembar Viral

Selain itu, terdapat 7 unit sepeda motor bagi desa dengan kategori pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercepat.

Tak berhenti di situ, Pemkab Sukabumi juga menyediakan 4 paket umrah bagi masyarakat yang telah melunasi PBB serta 3 paket umrah untuk kepala dusun terbaik dalam ajang Anugerah Pajak.

Kegiatan tersebut dihadiri para kepala dusun se-Kabupaten Sukabumi, kepala desa, camat, pelaku usaha, mitra pajak, notaris, serta jajaran perangkat daerah.

Selain memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan mitra pengelola pajak, Gebyar SIPENYU juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan lansia.

Pegawai Bapenda Jadi Talent

Ada hal menarik dalam pelaksanaan Gebyar SIPENYU 2026. Sejumlah penampilan seni yang menghibur peserta ternyata dibawakan oleh para pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga : Lima Polisi di Sukabumi Dipecat Tanpa Hadir, Kapolres Benny Cahyadi: Pelanggaran Ada Konsekuensinya

Mulai dari seni tarik suara, grup band, pencak silat, tari jaipong, hingga kreasi seni debus ditampilkan oleh jajaran internal Bapenda.

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan, Gebyar SIPENYU merupakan bentuk terima kasih pemerintah kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berkontribusi terhadap peningkatan pajak daerah.

“Kegiatan ini merupakan apresiasi bagi masyarakat, pengelola, dan mitra pengelola pajak daerah yang telah sadar membayar serta membantu peningkatan pajak daerah untuk pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Herdy.

Herdy menambahkan, Bapenda juga terus meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan agar masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kewajibannya.

Salah satunya melalui layanan berbasis WhatsApp yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan perpajakan melalui nomor 0857-9888-88110.

“Sekarang kualitas layanan perpajakan semakin ditingkatkan dengan adanya sistem layanan WhatsApp, sehingga masyarakat bisa melakukan transaksi pajak melalui layanan WhatsApp,” pungkasnya.

Melalui Gebyar SIPENYU 2026, Pemkab Sukabumi berharap budaya sadar dan patuh membayar pajak terus tumbuh di tengah masyarakat.

Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan yang manfaatnya kembali dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *