Limbah Bekas Korek Gas Picu Kebakaran Dapur Rumah Warga di Nagrak Sukabumi

Petugas Damkar Pos V Cibadak bersama warga melakukan penanganan kebakaran di bagian dapur rumah warga di Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).
Petugas Damkar Pos V Cibadak bersama warga melakukan penanganan kebakaran di bagian dapur rumah warga di Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Kebakaran melanda bagian dapur rumah milik Andri di Kampung Pesantren, RT 03/RW 06, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu tumpukan limbah yang di dalamnya terdapat berkas korek gas.

Api sempat membakar bagian atap dan ruangan dapur rumah berukuran sekitar 8 x 8 meter tersebut. Beruntung, warga setempat sigap bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos V Cibadak kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Baca Juga : Siswa SMP Patah Tulang Dugaan Bullying di Nagrak, Sekolah Ungkap Kronologi

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Mikky menyebutkan, bagian yang terbakar berada di area dapur dengan luas sekitar 2,5 x 3 meter.

“Api diketahui warga sekitar sudah membakar atap ruangan dapur. Warga kemudian sigap bergotong royong melakukan pemadaman manual dengan alat seadanya hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Mikky pada metrosukabum.com, Selasa (20/10/2026).

Akibat kejadian tersebut, rumah mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian materi mencapai sekitar Rp5 juta. Sebanyak dua kepala keluarga (KK) dengan total enam jiwa tercatat terdampak dalam peristiwa ini.

Baca Juga : Diduga Dipicu Masalah Asmara, Pria 28 Tahun Ditemukan Meninggal di Nagrak Sukabumi

Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Api juga telah berhasil dipadamkan dan tidak ada laporan warga yang mengungsi.

P2BK Nagrak bersama petugas Damkar Pos V Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kecamatan, perangkat desa, serta warga setempat telah melakukan penanganan dan pendataan dampak kebakaran.

“Untuk kondisi saat ini, api sudah padam. Kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah material bangunan untuk membantu perbaikan bagian rumah yang mengalami kerusakan,” kata Mikky.

Miky mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyimpan barang bekas maupun tumpukan limbah yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diminta memastikan lingkungan rumah aman dari sumber api untuk mencegah kejadian serupa.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *