Nyaris Tewas di Dasar Sumur 12 Meter, Pria di Sukabumi Berhasil Diselamatkan Damkar Cisaat

Petugas Damkar Cisaat mengevakuasi Ikhsan (36) dari dasar sumur sedalam sekitar 12 meter di Perum Alam Layung Indah, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/7/2026). (Foto : Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Seorang pria bernama Ikhsan (36) nyaris kehilangan nyawa setelah terjatuh ke dasar sumur sedalam sekitar 12 meter saat menggali sumur di Perum Alam Layung Indah, Jalan Raya Cikukulu Blok Ali 3 Nomor 14, RT 04/08, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Berdasarkan keterangan di lokasi, korban awalnya hendak memperdalam sumur. Namun, ketika baru mencapai sekitar setengah kedalaman, korban diduga mengalami lemas akibat menghirup gas beracun dan kekurangan oksigen. Dalam kondisi tersebut, korban kehilangan tenaga hingga akhirnya terperosok ke dasar sumur.

Korban diketahui sempat berada di dasar sumur selama kurang lebih 15 menit sebelum tim Damkar tiba di lokasi untuk melakukan penyelamatan.

Baca Juga : Ruang Kelas Rusak Parah, MI Tanjungsari Sukabumi Butuh Rehabilitasi Total

Satpam Perum Alam Layung Indah, Iwan Rusmana, mengatakan dirinya mendapat laporan dari warga mengenai adanya seseorang yang terjatuh ke dalam sumur saat melakukan penggalian.

“Ada laporan dari warga perumahan, ada orang yang jatuh ke sumur saat menggali sumur. Kejadiannya sekitar pukul 12.15 WIB. Pas saya datang, kondisinya masih bernapas dan sadar setelah diselamatkan oleh tim Damkar, kemudian langsung dibawa ke RS Betha Medika Cisaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga : Advokat Senior Tegaskan Dugaan Vandalisme Aksi 2 Juni di DPRD Kota Sukabumi Bisa Diproses Pidana

Laporan kejadian diterima Pos Damkar Cisaat sekitar pukul 12.05 WIB. Tim penyelamat tiba di lokasi pukul 12.20 WIB dan langsung melakukan operasi Human Rescue. Meski menghadapi sejumlah kendala, proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 13.00 WIB.

Petugas menjelaskan, proses penyelamatan berlangsung sekitar satu jam. Evakuasi cukup menantang karena akses menuju lokasi sempat mengalami kemacetan, sementara diameter sumur yang sempit menyulitkan petugas saat menurunkan peralatan maupun melakukan pengangkatan korban.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi sadar, namun tampak lemas dan kedinginan akibat kekurangan oksigen. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius dan berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dalam kesempatan tersebut, petugas Damkar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggali sumur, terutama pada musim kemarau yang berpotensi meningkatkan konsentrasi gas berbahaya di dalam sumur.

Baca Juga : Uji Coba Dimulai, Angkot 09 Resmi Masuk Terminal Cibadak, Kemacetan Pasar Ditarget Berkurang

Petugas Damkar, Renda Supriyadi, menyarankan masyarakat melakukan pengecekan kadar oksigen sebelum turun ke dalam sumur dengan cara sederhana, yakni menurunkan lilin yang menyala menggunakan tali.

“Kalau lilinnya mati, berarti kadar oksigennya rendah atau terdapat gas berbahaya. Jangan memaksakan turun ke dalam sumur,” jelasnya.

Ia juga menyarankan penggunaan blower atau kipas angin untuk mengalirkan udara ke dalam sumur serta membuka tutup sumur selama beberapa waktu agar sirkulasi udara membaik sebelum pekerjaan dilakukan.

Tidak ada kerugian material dalam kejadian tersebut dan seluruh personel Damkar yang terlibat dalam operasi penyelamatan dipastikan selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *