Pencarian Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Sukabumi Dihentikan, Identitas Masih Misterius

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cicatih, Kampung Bojongsari, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Identitas korban belum diketahui. (Foto : Anry W | Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Pencarian seorang pria yang dilaporkan tenggelam di Kali Cicatih, Kampung Bojongsari, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, dihentikan sementara pada Rabu (14/10/2026) sore.

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian sekitar pukul 17.40 WIB karena kondisi mulai gelap dan perlengkapan penerangan belum memadai. Hingga pencarian dievaluasi, keberadaan pria tersebut belum diketahui.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Mochamad Ramdan, mengatakan tim sebelumnya melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir pria tersebut terlihat.

“Jam 17.40 sudah dihentikan. Pertimbangannya sesuai SOP, karena sudah sore dan perlengkapan kita, terutama penerangan, belum maksimal,” kata Ramdan, Rabu sore.

Baca Juga : Petani Tolak Lahan Garapan Dipakai Yonif 345, Kebun Teh PTPN Jadi Usulan Alternatif

Menurut Ramdan, pencarian berlangsung sekitar pukul 17.00 hingga 17.45 WIB. Petugas melakukan pengamatan visual dan penyisiran sungai untuk menemukan petunjuk keberadaan korban.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Hingga evaluasi tadi, belum ada titik-titik yang mengarah pada keberadaan korban,” ujarnya.

Kedalaman Sungai Cicatih Diperkirakan 6-10 Meter

Kondisi sungai menjadi salah satu hal yang diperhatikan tim saat melakukan pencarian. Berdasarkan informasi warga, kedalaman air di sekitar lokasi diperkirakan mencapai 6 hingga 10 meter.

Petugas sempat mencoba mengukur kedalaman menggunakan bambu. Namun, bagian sungai tersebut dinilai cukup dalam.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari anggota tim SAR gabungan yang melakukan pencarian, arus di lokasi relatif tenang.

Meski demikian, hingga pencarian dihentikan sementara, belum ditemukan petunjuk yang dapat memastikan posisi pria tersebut.

Pencarian Dilanjutkan Setelah Koordinasi dengan Basarnas

Ramdan menjelaskan, langkah pencarian berikutnya masih akan dikoordinasikan dengan tim SAR dan posko terkait di Sukabumi, termasuk Basarnas.

Baca Juga : Curanmor Sukabumi Terbongkar, Polsek Jampangkulon Tangkap Tiga Terduga Pelaku di Dua Kabupaten

Petugas diperkirakan kembali bersiaga di sekitar lokasi pada Kamis (15/10/2026) pagi. Namun, jadwal dan teknis pencarian lanjutan belum dipastikan karena masih menunggu hasil koordinasi.

Sejumlah unsur terlibat dalam pencarian pada Rabu sore, mulai dari potensi SAR wilayah utara Sukabumi, personel TNI-Polri, BPBD, Damkar, hingga komunitas dan unsur lainnya.

Basarnas juga diperkirakan akan terlibat dalam penanganan selanjutnya untuk mendukung upaya pencarian.

Identitas Pria yang Tenggelam Belum Diketahui

Hingga pencarian dihentikan sementara, identitas pria yang dilaporkan tenggelam tersebut belum diketahui. Petugas belum menemukan tanda pengenal yang dapat digunakan untuk memastikan identitasnya.

“Untuk identitas sendiri kita masih mister X, karena belum ada tanda-tanda identitas yang ditemukan,” kata Ramdan.

Sebelumnya, seorang pekerja bernama Rian (23), warga Kecamatan Cikidang, mengaku kehilangan handphone Samsung Galaxy A52 saat beristirahat di sebuah musala di Kecamatan Parungkuda, Rabu siang.

Baca Juga : Pria Diduga Ambil HP di Masjid Hilang Usai Lompat ke Sungai Cicatih

Rian menduga handphone miliknya diambil seseorang ketika dirinya tertidur. Ia kemudian berusaha mencari orang yang diduga mengambil perangkat tersebut setelah mendapat informasi dari orang-orang di sekitar musala.

Menurut pengakuan Rian, ia melihat pria yang dicurigainya berlari ke arah jurang hingga masuk ke Kali Cicatih. Rian bersama seorang temannya kemudian mengikuti pria tersebut.

Pria itu disebut lebih dahulu masuk ke sungai dan berenang. Namun, hingga sore hari, berdasarkan informasi yang diterima Rian, pria tersebut belum ditemukan.

Rian memperkirakan kerugian akibat kehilangan handphone tersebut mencapai sekitar Rp4 juta.

Meski demikian, dugaan pencurian handphone yang dikaitkan dengan peristiwa tersebut belum terkonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian. Identitas pria yang dicari tim SAR juga belum diketahui sehingga kaitan antara laporan kehilangan handphone dan orang yang dilaporkan tenggelam masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *