Kebakaran Hebat di Cikembar, Rumah Kosong 6 Tahun Ludes Dilalap Api

Rumah semi permanen di Kampung Cibatu Girang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, ludes terbakar, Selasa (22/9/2026). (Foto: Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Kobaran api menghanguskan sebuah rumah semi permanen di Kampung Cibatu Girang RT 001/RW 002, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu membuat bangunan rumah milik Ai Sunarsih, 52, nyaris rata dengan tanah. Rumah seluas sekitar 90 meter persegi tersebut diketahui sudah tidak dihuni selama kurang lebih enam tahun.

Saksi mata, Uloh, 70, mengatakan api pertama kali diketahui setelah pemilik rumah melihat kepulan asap yang disertai kobaran api dari salah satu kamar di bagian samping kiri bangunan.

Baca Juga : Stunting Jadi Prioritas Sukabumi, Wabup Andreas Dorong Intervensi Sampai Tingkat Desa

“Pemilik rumah melihat ada asap dan api dari kamar bagian samping kiri, kemudian meminta pertolongan kepada warga,” ujar Uloh.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan maupun lingkungan sekitar.

Setelah sekitar satu jam lebih berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.45 WIB. Api dapat dipadamkan sebelum merembet ke bagian lain bangunan.

Baca Juga : DPRD Sukabumi Beri Tenggat 31 Desember, 3 Hotel di Cibadak Diminta Lengkapi Izin

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas kepolisian dari Polsek Cikembar telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi serta mencari penyebab kebakaran.

Polisi juga mencatat rumah tersebut telah sekitar enam tahun dalam kondisi kosong dan tidak ditempati pemiliknya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *