Terserempet KA Pangrango, Lansia 90 Tahun di Sukabumi Ditemukan dalam Kondisi Luka Berat

Petugas mengevakuasi perempuan lansia yang terserempet KA Pangrango di wilayah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026) malam. (Foto : Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Misteri identitas perempuan lanjut usia (lansia) yang terserempet Kereta Api (KA) Pangrango di wilayah Pangadegan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026) malam, akhirnya terungkap.

Perempuan tersebut diketahui bernama Uneh. Lansia yang diperkirakan berusia sekitar 90 tahun itu merupakan warga Kampung Nyangegeng, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Sebelumnya, korban ditemukan tanpa membawa kartu identitas maupun dokumen yang dapat menunjukkan jati dirinya. Petugas kemudian membawa korban ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga : TKD Turun, APBD Sukabumi 2026 Disesuaikan: Bupati Asep Japar Ungkap Prioritas Pembangunan

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.27 WIB di Km 37+200/300 petak jalan Parungkuda–Cibadak. Korban dilaporkan terserempet KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi.

Anggota Satlantas Polres Sukabumi, Briptu Caisar, mengatakan korban diserahkan kepada pihak kepolisian oleh petugas keamanan PT KAI.

“Kami menerima dari Satpam PT KAI. Kebetulan datanya tidak ada, sehingga langsung kami bawa ke RSUD Sekarwangi,” ujar Caisar.

Setelah mendapat penanganan di rumah sakit, proses identifikasi kemudian dilakukan melalui pendataan di Instalasi Forensik. Dari proses tersebut, identitas korban akhirnya berhasil diketahui.

Baca Juga : Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Kasepuhan Sinar Resmi Berdampak ke 5 Rumah

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan korban mengalami sejumlah luka akibat insiden tersebut.

Di antaranya luka pada bagian kepala, lecet pada telinga dan kaki, serta persendian pinggul yang mengalami lepas. Korban selanjutnya mendapat penanganan medis di RSUD Sekarwangi.

Sementara itu, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Pangrango akibat kejadian tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan petugas KAI langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan aparat kepolisian setelah menerima laporan kejadian.

“Korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Franoto.

Baca Juga : Hendak Ambil Air, Warga Cibadak Terserempet KA Pangrango hingga Jatuh ke Bawah

KAI juga melakukan pemeriksaan terhadap lokomotif dan rangkaian KA Pangrango. Hasil pemeriksaan menyatakan lokomotif dan rangkaian dalam kondisi aman sehingga perjalanan dapat kembali dilanjutkan sekitar pukul 18.37 WIB.

Akibat insiden tersebut, perjalanan KA Pangrango mengalami keterlambatan sekitar empat menit.

KAI mengimbau masyarakat agar tidak berada maupun melakukan aktivitas di jalur kereta api. Sebab, jalur tersebut merupakan ruang operasional perjalanan kereta yang memiliki risiko keselamatan tinggi.

KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kejadian tersebut sekaligus memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *