Bobotoh Terluka Usai Konvoi Kemenangan Persib vs Persija, Diduga Diserang Pendukung Rival

Tiga korban sempat dirawat di RSUD Sekarwangi, insiden terjadi di lokasi berbeda di wilayah Cibadak

Bobotoh yang terluka usai diduga diserang saat konvoi kemenangan Persib usai mendapatkan penangan dari petugas medis di RSUD Sekarwangi, Minggu (10/5). (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Euforia kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 berubah menjadi insiden berdarah. Tiga bobotoh dilaporkan terluka usai diduga diserang saat konvoi, Minggu (10/5).

Ketiga korban mengalami luka di lokasi berbeda. Satu kejadian terjadi di wilayah Cibatu Sekarwangi, satunya di depan PT Muara Tunggal. Sementara insiden lainnya terjadi di Jalan Al-Muwahidin, Karangtengah.

Seluruh korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu korban, Mahfudin, 27, mengalami luka di bagian kepala akibat benda tajam. Ia menuturkan, insiden bermula saat dirinya bersama rekan-rekannya pulang usai nonton bareng (nobar) dan konvoi kemenangan Persib.

Saat melintas di Jalan Al-Muwahidin menuju Desa Ciheulang Tonggoh, rombongannya diduga mendapat provokasi dari sekelompok orang di sekitar rel kereta.

“Arah pulang ke Ciheulang Tonggoh, tapi di rel ada banyak anak The Jak. Mereka menyerang dan memukuli teman saya,” ujarnya.

Mahfudin mengaku sempat berusaha membantu rekannya yang diserang. Namun nahas, ia justru menjadi korban dan terkena sabetan benda tajam di bagian kepala.

Bobotoh yang terluka usai diserang orang tidak dikenal dan mendapatkan perawatan di IGD RSUD Sekarwangi. (Foto : Metrosukabumi.com)

Di lokasi berbeda, Ketua Viking Cibadak, Ferdiansyah, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengaku menerima laporan bahwa anggotanya diserang setelah terjadi aksi saling ejek saat suasana nobar.

“Awalnya cuma ledekan, bahkan ada yang menunjukkan gestur tidak pantas. Tapi kemudian berujung penyerangan,” kata Ferdiansyah.

Menurutnya, ketiga korban berasal dari berbagai elemen suporter Persib, mulai dari bobotoh umum, Viking, hingga Bomber.

Ferdiansyah menambahkan, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan kini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Korban sudah ditangani dan kondisinya membaik. Kami serahkan kasus ini ke pihak berwenang agar ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pihaknya berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kejadian tersebut guna mencegah konflik antar suporter kembali terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *