Tragis! IRT di Palabuhanratu Sukabumi Tewas Terjebak Kebakaran, Api Diduga Berasal dari Kompor dan Bensin Eceran

Petugas gabungan dan warga mengevakuasi korban dan melakukan pendinginan setelah kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/7/2026). Seorang ibu rumah tangga dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar. (Foto : Istimewa).

METROSUKABUMI.com – Peristiwa tragis terjadi di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/7/2026). Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Eni (34) meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumahnya yang terbakar hebat.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WIB. Kobaran api diduga bermula saat korban sedang memasak, kemudian api dari kompor menyambar bensin eceran yang dijual korban di dalam rumah. Dugaan awal tersebut masih dalam penanganan petugas.

Baca Juga : Evakuasi Kecelakaan Beruntun di Jembatan Sekarwangi Cibadak, Antrean Kendaraan Mengular Dua Arah

Camat Palabuhanratu, Sutopo, mengatakan korban memang diketahui memiliki usaha menjual bensin eceran di rumahnya.

“Dugaan sementara, pada saat memasak api menyambar bensin. Korban diketahui memang berjualan bensin eceran,” ujar Sutopo.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan yang didominasi material kayu. Kondisi rumah semi permanen membuat kobaran api sulit dikendalikan sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.

“Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena api berkobar sangat besar, mengingat kondisi rumah korban semi permanen yang terbuat dari kayu,” tambahnya.

Usai menerima laporan, petugas gabungan dari Damkar Pos Palabuhanratu, kepolisian, Tim Inafis, dan Pemerintah Desa Cibodas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman, pendinginan, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga : Gegerkan Warga Cikakak, Macan Kumbang Terjerat Lalu Kabur Sebelum Dibius

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Palabuhanratu untuk dilakukan visum oleh tim medis,” pungkas Sutopo.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat memasak, terutama apabila terdapat bahan bakar mudah terbakar seperti bensin yang disimpan di dalam rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *