METROSUKABUMI.com– Akses vital warga di wilayah Kecamatan Cibadak terganggu setelah jalan kabupaten di Kampung Babakan, Desa Karang Tengah, mengalami longsor dan amblas pada Jumat (1/5) petang. Insiden ini diduga dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, ditambah aktivitas kendaraan berat dari proyek Tol Bocimi Seksi III.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Bagian pinggir jalan sepanjang kurang lebih 15 meter dengan tinggi longsoran mencapai 5 meter mengalami ambles, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Jalan tersebut diketahui merupakan jalur alternatif penghubung Karang Tengah–Nagrak yang cukup padat dilalui masyarakat. Kondisi tanah yang labil akibat intensitas hujan tinggi diperparah oleh beban kendaraan berat pengangkut material proyek tol yang melintas setiap hari.
“Pondasi jalan terkikis saat hujan deras, ditambah aktivitas truk proyek yang cukup intens. Ini mempercepat terjadinya longsor,” ujar Mawaldi, P2BK Kecamatan Cibadak kepada metrosukabumi.com, Sabtu (2/5).
Tim P2BK Cibadak bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan asesmen di lokasi kejadian. Koordinasi dilakukan dengan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan hingga masyarakat setempat.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah memasang rambu-rambu lalu lintas serta memberlakukan sistem buka tutup jalan guna menghindari risiko longsor susulan. Warga pun turut membantu mengatur arus kendaraan secara swadaya.
Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Namun, kondisi jalan yang rusak cukup parah membuat akses transportasi menjadi terganggu.
BPBD merekomendasikan agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi segera melakukan penanganan darurat, termasuk penguatan struktur jalan dan penanganan tebing yang rawan longsor.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi material perbaikan guna mencegah kerusakan semakin meluas, terutama jika hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.
Warga berharap penanganan cepat dapat segera dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas harian masyarakat.













Respon (1)