METROSUKABUMI.com – Pemerintah Kota Sukabumi tancap gas memperluas akses pendidikan tinggi. Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Pemkot resmi menggandeng enam perguruan tinggi melalui Program Beasiswa Bercahaya.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama pimpinan kampus di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Senin (4/5). Program ini menjadi langkah konkret memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka akses kuliah bagi masyarakat kurang mampu.
“Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan. Berbagai capaian daerah tidak terlepas dari peran pendidikan yang kuat,” tegas Ayep Zaki dalam sambutannya.
Enam perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini meliputi Universitas Nusa Putra, Universitas Linggabuana, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, STIE Pasim, Politeknik Sukabumi, serta STAI Syamsul Ulum.
Baca Juga: 427 Peserta Ramaikan MTQ ke-47 Sukabumi, Bupati Asep Japar: Ini Bukan Sekadar Lomba!
Kolaborasi ini bukan sekadar simbolis. Pemkot menargetkan program Beasiswa Bercahaya mampu menjangkau ratusan mahasiswa setiap tahun dengan dukungan anggaran pemerintah dan penguatan dana sosial.
Program tersebut dirancang inklusif dan fleksibel, sejalan dengan lima kebijakan strategis di sektor pendidikan. Mulai dari pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter siswa, hingga perluasan akses pendidikan.
Tak hanya mengandalkan APBD, Pemkot juga mendorong skema pembiayaan alternatif melalui wakaf dan dana sosial. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program beasiswa di masa depan.
Kepala daerah menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pendidikan benar-benar bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Program Beasiswa Bercahaya pun diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengurangi hambatan ekonomi bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dengan skema tersebut, Pemkot Sukabumi optimistis mampu mencetak SDM unggul yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.













Respon (1)