Angkot Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Surade Sukabumi, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Petugas pemadam kebakaran menangani angkot yang terbakar saat mengisi BBM di SPBU Cirangkong, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2026) malam. (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.COM – Suasana di SPBU Cirangkong, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendadak mencekam pada Selasa (27/10/2026) malam. Sebuah mobil angkutan umum (angkot) terbakar saat mengisi bahan bakar minyak (BBM), dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.40 WIB itu diduga dipicu kebocoran selang bensin yang kemudian menyebabkan api menyambar bagian sistem pengapian kendaraan.

Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Surade bergerak cepat. Kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 10 menit sehingga kebakaran tidak berkembang lebih luas.

Baca Juga : Dijanjikan Jadi ART, 4 Anak Asal Sukabumi Malah Jadi Korban Eksploitasi di Solo

Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi Gofar, mengatakan petugas menerima laporan kejadian pada pukul 22.40 WIB. Hanya berselang satu menit, personel sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

“Diduga api berasal dari kebocoran selang bensin yang kemudian menyambar ke bagian sistem pengapian kendaraan. Api berhasil ditangani oleh anggota Posko Damkar Surade dalam waktu kurang dari 10 menit,” ujar Widi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut diketahui milik Dedi, warga Kampung Cilalay, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Akibat insiden itu, pemilik kendaraan diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp20 juta.

Baca Juga : Tragedi Pantai Istiqomah Sukabumi! Ayah Terseret Ombak, Anak Berhasil Selamat

Meski demikian, dugaan penyebab kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor pemicu kejadian.

Peristiwa angkot terbakar saat mengisi BBM di SPBU Surade menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan secara berkala, terutama pada bagian yang berhubungan langsung dengan bahan bakar dan kelistrikan.

Kebocoran saluran bahan bakar maupun gangguan pada sistem kelistrikan berpotensi menimbulkan bahaya apabila tidak segera diketahui dan ditangani.
Pengemudi disarankan tidak mengabaikan bau bensin yang menyengat, rembesan bahan bakar, atau gejala gangguan kelistrikan. Jika muncul tanda bahaya, kendaraan sebaiknya tidak dioperasikan sebelum diperiksa oleh teknisi.

Baca Juga : Angkot Jurusan Cibadak–Cisaat Terbakar Hebat di Cisaat, Sopir Alami Luka Bakar

Insiden di SPBU Cirangkong ini sekaligus menegaskan pentingnya respons cepat dalam keadaan darurat, terlebih ketika kebakaran terjadi di area pengisian BBM yang memiliki risiko tinggi.

Hingga informasi ini disusun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *