METROSUKABUMI.com – Dampak longsor di KM 72 ruas Tol Bocimi mulai terasa luas. Penutupan Exit Tol Parungkuda memicu kemacetan parah di jalur arteri Sukabumi–Bogor, Rabu (6/5).
Seluruh kendaraan dari arah Sukabumi yang seharusnya masuk di Parungkuda, dialihkan menuju gerbang Tol Cigombong. Akibatnya, volume kendaraan meningkat tajam dan menyebabkan antrean panjang.
Titik kemacetan terparah terjadi di sekitar Pasar Cicurug. Kendaraan mengular tanpa henti, bahkan antrean dilaporkan mencapai hingga Exit Tol Cigombong.
Baca Juga: Tol Bocimi Ditutup! Longsor KM 72 Paksa Pengendara Lewat Cicurug
“Padat sekali, kendaraan nyaris tidak bergerak di depan Pasar Cicurug,” ujar Rendi (38) salah satu pengendara yang terjebak kemacetan.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di jalur sebaliknya. Arus lalu lintas dari arah Bogor menuju Sukabumi terpantau ramai namun tetap lancar.
Hal yang sama diungkapkan Fazrul (29) ia terjebak kemacetan di jalur arteri Sukabumi-Bogor hingga berjam-jam.
“Dari pertigaan Cidahu sampai ke nyangkowek tadi sekitar satu jam, tapi arah sebaliknya mah lancar,” ungkapnya.
Sebelumnya, pihak pengelola menutup Exit Tol Parungkuda setelah terjadi longsor di KM 72 yang menutup sebagian badan jalan tol. Penutupan ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan sekaligus mempercepat proses penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan jalur tol di KM 72 kembali normal. Petugas mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif atau mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.













Respon (2)