METROSUKABUMI.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sukabumi dalam beberapa hari terakhir mulai memakan korban. Satu unit rumah warga di Kampung Cibarengkok, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, dilaporkan ambruk pada Selasa (5/5).
Rumah milik Dodi, warga setempat, mengalami kerusakan parah setelah bagian atap bangunan roboh dan menimpa seluruh isi rumah. Peristiwa terjadi diduga akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut secara terus-menerus.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky Mikmix, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kondisi bangunan yang rusak berat membuat rumah tidak lagi layak dihuni.
“Tidak ada korban jiwa. Tapi rumah rusak berat dan sementara tidak bisa ditempati,” ujar Miky.
Baca Juga: Perda Mihol Mandul? GARIS Bongkar Lemahnya Penanganan Miras di Kota Sukabumi
Ia menyebutkan, terdapat dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa, termasuk balita, yang terdampak langsung dalam kejadian ini. Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat untuk menghindari risiko lanjutan.
Pihak P2BK Nagrak juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Darmareja serta instansi terkait guna penanganan darurat.
“Untuk saat ini yang paling mendesak adalah kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan kebutuhan khusus balita,” tambahnya.
Hingga kini, warga sekitar diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut di sejumlah wilayah Sukabumi













Respon (1)