Bukan Sekadar Banyak Program, MD KAHMI Sukabumi Bidik Dampak Nyata untuk Warga

Acara sarasehan nasional MD Kahmi Sukabumi di UMN, Minggu (27/9/2026)

METROSUKABUMI.com – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi mulai mematangkan program kerja untuk satu tahun ke depan. Hal itu dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) ke-2 MD KAHMI Sukabumi periode 2025–2030 yang digelar di Kampus Universitas Madani Nusantara (UMN) Kota Sukabumi, Minggu (27/9/2026).

Raker tersebut menjadi momentum bagi jajaran MD KAHMI Sukabumi untuk menyusun program yang lebih terarah sekaligus memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi, Dadang Sahroni, menegaskan pihaknya tidak ingin membuat terlalu banyak program tanpa melihat kualitas dan manfaatnya.

“Ini jadi pijakan kami dalam melaksanakan program kerja, supaya MD KAHMI Sukabumi punya panduan. Enggak usah banyak-banyak yang penting berkualitas,” kata Dadang.

Baca Juga : TPAS Cikundul Sukabumi Terbakar Lagi, 2,3 Hektare Dilalap Api! Wali Kota Turun Langsung ke Lokasi

Dalam raker tersebut, sejumlah rekomendasi program dibagi ke dalam dua klaster utama, yakni internal dan eksternal.

Untuk sektor internal, MD KAHMI Sukabumi akan memperkuat sosialisasi kebutuhan organisasi serta konsolidasi dengan para alumni HMI yang tersebar di wilayah Sukabumi.

Sementara pada sektor eksternal, KAHMI Sukabumi berkomitmen mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan keumatan, kebangsaan, serta sosial kemasyarakatan.

Dadang menyebut sejumlah sektor menjadi perhatian dalam agenda kerja sama dengan pemerintah daerah. Di antaranya politik, pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan hukum.

“Dalam perspektif politik, pendidikan dan sosial budaya, masalah ekonomi dan masalah hukum akan meminta Pemerintah Kabupaten/Kota Sukabumi untuk sama-sama menuntaskan persoalan yang dihadapi pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga : Sungai Cicatih Dibersihkan, Relawan SUPA dan BOOGIE Bergerak dari Pamuruyan hingga Parungkuda

Selain menyusun program kerja, MD KAHMI Sukabumi juga menyoroti persoalan pembangunan yang dinilai belum sepenuhnya merata.

Dadang mengatakan visi dan misi pembangunan Kabupaten maupun Kota Sukabumi sudah dirasakan sebagian masyarakat. Namun, menurut dia, manfaat pembangunan masih perlu diperluas hingga wilayah pedesaan.

“Artinya, MD KAHMI Sukabumi mengambil bagian bersama pemerintah mencari solusi yang baik dalam menyelesaikan persoalan yang ada,” katanya.

Di sisi lain, Dewan Penasehat MD KAHMI Sukabumi sekaligus Rektor UMN, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si., meminta seluruh kader KAHMI dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Dia mendorong KAHMI membangun hubungan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah.

“Jadilah mitra yang baik dengan berbagai elemen khususnya dengan pemerintah, untuk menjaga dan menciptakan suasana kondusif di Sukabumi,” ujar Endin.

Baca Juga : Sungai Cikaso Diduga Jadi Lokasi Tambang Emas Ilegal, Warga Minta Jangan Rugikan Lingkungan

Endin berharap hasil Raker ke-2 MD KAHMI Sukabumi tidak berhenti pada rumusan program. Pokok-pokok pikiran dan kegiatan yang telah disepakati diharapkan dapat diwujudkan melalui sinergi internal maupun eksternal.

“Dapat bersinergi baik secara internal maupun eksternal, khususnya dengan Pemkot dan Pemkab serta elemen-elemen di Sukabumi,” pungkasnya.

Editor: A. Chandra

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *