Tragedi Pantai Istiqomah Sukabumi! Ayah Terseret Ombak, Anak Berhasil Selamat

TKP ayah dan anak terseret ombak di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2026).(Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Tragedi kecelakaan laut terjadi di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2026) siang. Seorang wisatawan asal Bogor meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang bersama anaknya. Beruntung, anak korban yang berusia 11 tahun berhasil diselamatkan petugas Balawista.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Berdasarkan laporan Satpolairud Polres Sukabumi, kedua korban yang merupakan ayah dan anak itu awalnya berenang di pinggir pantai.

Namun, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret keduanya ke arah tengah laut hingga tenggelam.

Petugas Balawista yang berjaga di kawasan Pantai Istiqomah segera melakukan penyelamatan. Kedua korban berhasil dievakuasi dari laut.

Baca Juga : Sengketa SPPG Nagrak Utara 3 Memanas, Kuasa Hukum Mitra Bantah Tuntutan Rp1 Miliar

Setelah dievakuasi, sang ayah dibawa anggota Satpolairud Polres Sukabumi menuju RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, anak korban berhasil selamat dari insiden tersebut.

Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi, menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mencatat kronologi kecelakaan laut tersebut.

“Wisatawan kami imbau untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak maupun anggota keluarga yang bermain di tepi laut. Jangan berenang atau mandi di laut apabila kondisi tidak aman,” kata AKP Dadi.

Baca Juga : IKN Sukabumi Jalani Monev PTKIS 2026, Rektor Soroti Peningkatan Mutu Pendidikan

Pasca kejadian, Satpolairud Polres Sukabumi mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya ketika berenang bersama keluarga.

Wisatawan juga diminta tidak berenang atau mandi di laut apabila kondisi tidak aman.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa kondisi ombak dan arus laut di kawasan pesisir selatan Sukabumi perlu diwaspadai. Pengunjung diharapkan mematuhi arahan petugas demi mencegah kejadian serupa.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *