METROSUKABUMI.com – Peristiwa tragis mengguncang warga Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Seorang karyawan minimarket ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, Jumat (8/5/2026) pagi.
Korban berinisial A (24), warga Kecamatan Jampangkulon, ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian rolling door minimarket di Kampung Panyaguan, Desa Kalibunder sekitar pukul 05.30 WIB.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban. Saat saksi terbangun, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam toko.
Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi bersama tim medis untuk melakukan penanganan awal.
“Anggota langsung ke lokasi bersama tim medis untuk evakuasi dan pemeriksaan,” ujarnya.
Baca Juga: Gerak Cepat Cibadak Tangani RTLH, Sudah 23 Rumah Dibangun dari Gotong Royong
Dari hasil pemeriksaan luar, petugas menemukan luka lecet di bagian leher serta lebam di tubuh korban. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.
Korban diketahui masih beraktivitas normal pada malam sebelumnya. Ia bahkan sempat beristirahat bersama rekannya di dalam minimarket sebelum ditemukan meninggal dunia keesokan paginya.
Diduga Tertekan Biaya Pernikahan
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga mengalami tekanan berat terkait rencana pernikahannya. Beban biaya yang harus dipersiapkan disebut-sebut menjadi pemicu tekanan mental yang dialami korban.
Dugaan tersebut menguat setelah pihak keluarga dan lingkungan sekitar mengungkap bahwa korban tengah mempersiapkan pernikahan dalam waktu dekat.
Meski demikian, polisi menegaskan tidak menemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut dan menyimpulkan korban meninggal akibat kekurangan oksigen.
Baca Juga: GEMPPi Laporkan Lurah Palabuhanratu ke BKPSDM, Diduga Terlibat Kontrak Bisnis Biomassa untuk PLTU
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Pesan Redaksi metrosukabumi.com
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tekanan hidup tidak boleh dipendam sendiri. Kepedulian dari keluarga, teman, dan lingkungan sangat penting.
Jika sedang menghadapi masalah, jangan ragu untuk berbagi, mencari bantuan, atau mengonsultasikannya kepada pihak yang lebih paham. Dukungan sekecil apa pun bisa sangat berarti.












